My coffee
Minum kopi bukan sekadar rutinitas, tapi bisa menjadi momen menyenangkan yang personal bagi setiap orang. Dari pengalaman pribadi, saya mencoba berbagai cara penyajian kopi, mulai dari seduhan manual seperti pour over hingga kopi tubruk tradisional. Setiap metode memberikan karakter rasa yang berbeda, membuat saya semakin menghargai setiap cangkir kopi. Saya juga menyadari pentingnya memilih biji kopi berkualitas sesuai selera, karena roaster dan asal biji mempengaruhi aroma dan citarasa. Misalnya, kopi dari Aceh Gayo cenderung memiliki rasa yang lebih earthy dan penuh, sedangkan kopi dari Bali menawarkan sensasi yang lebih ringan dan fruity. Selain itu, suasana saat menikmati kopi juga sangat berpengaruh. Saya sering meluangkan waktu di pagi hari dengan secangkir kopi favorit sambil menulis jurnal atau mendengarkan musik jazz, menjadikan momen itu sebagai waktu refleksi dan mengisi energi. Jadi, menemukan ‘my coffee’ bukan hanya soal rasa, tapi juga bagaimana kopi tersebut bisa menjadi bagian dari kebiasaan atau mood positif dalam hidup sehari-hari.