Jagalah Lisanmu
Saya pernah mengalami situasi di mana kata-kata saya unintentionally menyakiti hati teman dekat. Sejak itu, saya belajar untuk lebih berhati-hati menjaga lisan dan selalu mempertimbangkan perasaan orang lain sebelum berbicara. Dalam Islam, memang dianjurkan untuk berpikir terlebih dahulu agar ucapan tidak menimbulkan luka. Pesan dari gambar yang saya lihat juga sangat mengena, tentang jangan terlalu sibuk merendahkan langkah orang lain sementara jejak kita sendiri masih penuh lumpur. Artinya, kita tidak seharusnya menghakimi atau mengukur harga diri orang lain hanya berdasarkan perkataan yang keluar dari mulut kita. Lidah yang tidak terjaga bisa menentukan derajat manusia, tapi bukan dalam arti yang positif. Oleh karena itu, tips yang saya bagikan adalah: ketika ingin berkata, tanyakan pada diri sendiri apakah kata-kata tersebut perlu, benar, dan baik untuk didengar. Jika tidak, lebih baik diam atau memilih kata yang lebih lembut. Dengan begitu, kita dapat membangun hubungan yang harmonis dan menghindari dampak negatif dari ucapan yang menyakitkan.






























