CHERLAVIE, Istilah Baru Pencapaian Kecil??

Aku baru pertama kali dengar istilah CHERLAVIE, Kemenangan Kecil yang patut dirayakan!

Seingat ku #MyJourney yang termasuk dalam istilah itu adalah saat waktu itu aku belum selesai revisi skripsi seperti saran dosen, aku merasa terdesak karena jadwal bimbingan ku dimajukan ke hari itu, tapi tiba-tiba dosen ku infokan kalau bimbingan diundur karena ada kegiatan lain.

Aku seneng banget, setidaknya bisa memberikan hasil yang lebih maksimal walaupun ditunda sehari.

Nah, sudah paham kan apa itu CHERLAVIE?

Kalau lemonades pernah mengalami momen Cherlavie juga nggak? misalnya tiba-tiba nemu uang di kantong baju pas banget lagi bokek??

#Cherlavie #mentality #CheerUp #Pencapaian

5/17 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat kata "cherlavie" berseliweran di Threads, jujur aku juga bingung: cherlavie itu apa sih? Setelah baca-baca, ternyata konsepnya sesimpel dan sehangat itu: merayakan kemenangan kecil dalam hidup. Istilah ini bahkan dijelaskan kayak topping ceri di atas kue – hal kecil yang bikin keseluruhan hidup kerasa lebih manis. Kalau pakai bahasaku sendiri, cherlavie adalah momen-momen sederhana yang bikin kita merasa, "Oh, ternyata hidup aku nggak seburuk itu ya." Misalnya, lagi capek banget dan pengin rebahan, eh tiba-tiba kegiatan kampus atau meeting kerjaan diundur. Atau pas dompet lagi tipis banget, tiba-tiba ada teman yang nawarin traktir makan. Secara finansial mungkin nggak gede, tapi perasaan lega dan senangnya itu yang berasa jadi momen cherlavie. Contoh lain, pas lagi bokek terus nemu uang di kantong baju yang sudah lama nggak dipakai. Atau lagi insecure sama skripsi, tugas, atau kerjaan, tiba-tiba ada dosen, atasan, atau teman yang bilang, "Kamu sudah lumayan kok, tinggal sedikit lagi." Hal-hal sepele kayak gini sering kita lewatin begitu saja, padahal bisa jadi sumber energi buat lanjut jalanin hari. Di gambar yang aku pakai, ada beberapa contoh momen cherlavie yang menurutku related banget: bimbingan yang diundur saat aku belum siap, ditraktir teman ketika dompet menipis, sampai momen-momen remeh kayak dapat tempat duduk di transport umum padahal lagi pegel. Keliatannya sepele, tapi kalau kita biasain buat sadar dan bersyukur, mental kita pelan-pelan jadi lebih kuat. Buatku, memahami apa itu cherlavie juga ngajarin satu hal penting: apresiasi diri. Kita sering banget nunggu pencapaian besar dulu baru mau merasa bangga, padahal perjalanan menuju pencapaian besar itu isinya kumpulan kemenangan kecil setiap hari. Mulai dari bangun pagi tepat waktu, berhasil selesaikan to-do list, sampai berani bilang "tidak" ke hal yang nggak sehat buat diri sendiri. Kalau kamu masih bingung cherlavie itu apa, coba inget-inget momen terakhir kali kamu merasa lega, senang, atau tertolong sama hal kecil. Mungkin itu saat hujan turun pas cuaca lagi panas banget, paket yang datang lebih cepat dari perkiraan, atau dosen yang baik hati ngasih waktu tambahan buat revisi. Nah, kumpulan momen kayak gitu bisa jadi versi cherlavie kamu. Coba tulis atau ceritain momen cherlavie versi kamu sendiri. Selain bikin hati hangat, ini juga bisa jadi cara sederhana buat latihan bersyukur dan melihat hidup dari sudut pandang yang lebih positif.