BM anakku
kartu boboiboy BM anakku
Anak aku lagi BM banget sama Boboiboy, sampai tiap lihat kartu Boboiboy di minimarket langsung minta dibeli. Akhirnya aku cobain beli kemasan Monsta Galaxy Card yang ada tulisan “Techno Breaker” itu. Di bungkusnya tertulis ada 6 kartu di setiap paket, jadi makin bikin penasaran karena isinya random dan bikin anak semangat nebak-nebak dapat kartu apa. Biasanya aku kasih dia buka bungkus sendiri, terus dia susun semua kartu Boboiboy di lantai. Ada kartu Boboiboy Galaxy, Boboiboy Halilintar, Cahaya, dan karakter lain. Dia suka banget bandingin gambar dan warna, jadi sekalian aku ajarin bedain warna, angka, dan huruf dari tulisan di kartunya. Soal cara memainkan kartu Boboiboy, di kemasannya ada QR code cara bermain. Aku pernah scan dan di situ dijelasin aturan main dasar, mirip permainan kartu battle sederhana. Aku modif dikit biar lebih gampang dipahami anak: kami pilih masing-masing beberapa kartu, lalu bandingin power atau level yang tertulis di kartu. Yang angka atau power-nya lebih besar, dia yang menang di ronde itu. Cara ini lumayan bikin dia belajar berhitung dan bandingkan angka tanpa terasa kayak lagi belajar. Kalau lagi bosan, kartu Boboiboy ini juga enak dipakai buat cerita. Misalnya, aku susun kartu sesuai urutan tokoh: Boboiboy biasa, lalu Boboiboy Halilintar, Boboiboy Cahaya, dan lain-lain, terus aku ceritain versi aku sendiri tentang kekuatan mereka. Anak malah jadi latihan imajinasi dan suka ikut-ikutan bikin cerita. Untuk yang suka gambar, kartu ini bisa jadi referensi gambar mewarnai Boboiboy yang sopan. Aku pernah foto salah satu kartu, lalu aku print hitam putih buat jadi pola mewarnai. Lebih aman karena gambarnya resmi, pose Boboiboy juga sopan dan rapi. Anak senang karena bisa mewarnai karakter favoritnya pakai crayon. Kalau mau bikin kartu Boboiboy versi DIY di rumah, caranya juga gampang. Aku pernah pakai karton tebal, terus cari gambar Boboiboy di internet (pastikan yang aman dan sopan), print kecil-kecil, tempel ke karton, lalu tulis angka atau power di tiap kartu. Hasilnya memang nggak sekece Galaxy Card asli, tapi lumayan untuk mengatasi BM anak pas lagi nggak sempat beli. Supaya koleksinya rapi, semua kartu Boboiboy aku masukin ke binder kecil atau plastik koleksi. Anak aku senang banget tiap kali buka dan ngitung jumlah kartunya: ada kartu Galaxy, Tahap 3, Halilintar, Cahaya dan lain-lain. Dari situ juga aku ajarin dia merawat barang, jangan sampai kartunya lecek atau sobek. Intinya, dari yang awalnya cuma "BM anakku" pengin kartu Boboiboy, lama-lama jadi aktivitas seru bareng: main kartu, belajar angka, mewarnai gambar Boboiboy sopan, sampai bikin kartu DIY sendiri. Buat yang punya anak penggemar Boboiboy, kartu Boboiboy Galaxy Card ini lumayan banget buat nemenin main dan belajar dari rumah.






