🤭

2025/12/27 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku sempat bingung waktu pertama kali lihat kata "tanteholic" seliweran di komentar sosmed. Awalnya kirain cuma istilah random, ternyata banyak yang pakai buat nyebut orang yang suka banget sama vibe atau penampilan "tante" – biasanya cewek yang kelihatan lebih dewasa, rapi, manis, kadang agak seksi, tapi tetap kelihatan elegan. Jadi kalau ditanya "tanteholic artinya apa?", kurang lebih itu: orang yang nge-fans atau suka sama gaya tante-tantean. Istilah "tanteholic adalah" sebenarnya bukan istilah resmi, cuma bahasa gaul netizen. Konteksnya juga beda-beda, kadang dipakai bercanda, kadang buat godain, kadang juga bisa jadi agak kelewat kalau bahasanya nggak sopan. Menurutku penting banget buat tetap jaga batasan, jangan sampai komentar yang niatnya bercanda malah terdengar melecehkan. Nah, kalau lihat foto cewek yang lagi mengerucutkan bibir, pose peace sign, atau bikin tangan bentuk hati di pipi, itu memang pose yang sering dipakai buat kelihatan cute. Mengerucutkan bibir bisa bikin wajah kelihatan sedikit tirus, terus kesannya lebih playful. Di beberapa foto, pose ini dipadukan sama filter hati atau stiker imut, jadinya aura manisnya makin berasa. Aku pribadi juga kadang foto sambil mengerucutkan bibir, tapi lama-lama sadar kalau pose terbaik itu yang bikin kita nyaman dan percaya diri. Nggak harus selalu duck face atau bibir mengerucut, senyum natural pun bisa kelihatan jauh lebih menarik. Yang penting, jangan merasa wajib ikut tren kalau memang bukan gaya kita. Kalau kamu nemu istilah "tanteholic" di caption atau komentar, coba lihat dulu konteksnya. Kalau cuma bercandaan ringan antar teman dan semua fine, ya sudah. Tapi kalau arahnya sudah ke body shaming atau komentar yang mengobjektifikasi, wajar banget kalau kamu merasa nggak nyaman. Kita tetap berhak set boundaries di sosmed, termasuk soal bagaimana orang mengomentari foto kita. Buat yang suka foto ala tante vibes: outfit rapi, rambut tergerai, makeup natural, plus pose senyum lembut bisa banget bikin look dewasa tapi tetap soft. Mengerucutkan bibir boleh-boleh aja, tapi jangan sampai merasa harus begitu di tiap foto. Pada akhirnya, istilah kayak "tanteholic" cuma label dari orang lain; yang paling penting adalah kamu nyaman dengan caramu mengekspresikan diri dan nggak merasa tertekan sama standar cantik di internet.

1 komentar