salam hangat dari petani kecombrang

2025/12/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai petani kecombrang, atau di daerahku sering juga disebut pohon burus, aku sering banget ditanya: sebenarnya tanaman ini apa sih, manfaatnya apa aja, dan gimana cara nanamnya biar cepat tumbuh dan rajin berbunga. Sedikit cerita dulu, di kebunku pohon burus tumbuh di pinggir-pinggir kebun, dekat aliran air kecil. Tanaman ini suka tempat yang lembap tapi nggak becek. Batangnya mirip jahe atau lengkuas, karena memang masih satu keluarga tanaman rimpang. Yang biasa dipanen itu bunganya, yang warna merah muda terang seperti di foto: dua keranjang penuh bunga kecombrang yang siap dibawa ke pasar. Dari pengalamanku, manfaat pohon burus lumayan banyak. Bunganya sering dipakai buat campuran sayur asem, sambal, pepes, sampai lalapan. Aromanya wangi khas, bikin masakan jadi lebih segar. Di kampung, orang-orang tua juga percaya kecombrang bisa bantu atasi bau badan, biasanya dipakai mandi rebusan bunga dan daunnya. Ada juga yang bikin jamu sederhana dari batang mudanya. Kalau kamu tertarik menanam pohon burus sendiri, ini cara yang biasa aku lakukan: 1. **Pilih bibit** – Paling gampang dari rimpangnya, pilih yang sehat, keras, dan ada mata tunasnya. 2. **Siapkan lahan** – Tanah gembur, banyak bahan organik. Di kebun aku, biasanya aku campur tanah dengan pupuk kandang matang. 3. **Tanam di tempat setengah teduh** – Pohon burus kuat matahari, tapi di tempatku hasilnya lebih bagus kalau dapat sinar pagi dan agak teduh di siang hari. 4. **Rajin siram** – Tanaman ini suka lembap, jadi jangan sampai tanahnya kering banget, apalagi di musim kemarau. 5. **Pupuk rutin** – Aku biasanya kasih pupuk kandang tiap 2–3 bulan, hasil bunganya jadi lebih banyak dan besar-besar. Buat waktu panen, biasanya pohon burus mulai rajin berbunga setelah beberapa bulan. Kalau bunganya sudah mekar penuh dan warnanya merah muda cerah, itu tanda siap panen. Di fotoku, aku lagi bawa dua keranjang bunga kecombrang yang baru dipetik pagi-pagi, masih segar dan wangi. Satu hal yang sering dilupain: jangan buang batang dan daunnya gitu aja. Di desaku, sebagian orang pakai daun muda buat bungkus pepes, dan batang mudanya kadang diiris tipis buat campuran sayur. Jadi hampir semua bagian pohon burus bisa dimanfaatkan. Kalau kamu punya pekarangan kecil, menurutku menanam pohon burus ini worth it. Perawatannya nggak ribet, bisa jadi bumbu dapur, tanaman obat rumahan, sekaligus bikin halaman kelihatan hijau dan cantik dengan bunga merah muda yang mencolok. Kalau ada yang penasaran detail lain tentang pohon burus, boleh banget tanya, nanti aku jawab berdasarkan yang aku alami sendiri di kebun.

11 komentar

Gambar Krestini
Krestini

salam santun sore K. semoga sehat selalu . ttp semangat K. Alhamdulillah KK panen ya. ni di daerah mana K banyak pohon kecombrang. coba kalau dekat AQ ke sana lihat pohonnya 😄🙏

Lihat lainnya(1)
Gambar Mie Miee_13
Mie Miee_13

sukses bang..👍👍👍

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya