... Baca selengkapnyaAku sendiri awalnya tahu acara ABDI NAGRI NGANJANG KA WARGA di Cianjur ini dari poster yang berseliweran, dengan tulisan gede banget “Bapak Aing Dua Hari di Cianjur!”. Ternyata bukan cuma kumpul-kumpul biasa, tapi rangkaian kegiatan sosial dan hiburan yang lumayan lengkap.
Di hari pertama, Jumat 8 Agustus 2025, acaranya digelar di Lapang Desa Gudang, Cikalongkulon. Pagi sampai siang fokus banget ke kegiatan sosial: ada khitanan massal, sosialisasi stop perundungan, dan pelayanan publik. Buat yang cari gambar stop perundungan, di sini biasanya banyak spanduk atau poster kampanye anti bullying yang dipasang di sekitar lapang. Isinya ajakan supaya anak-anak berani ngomong kalau jadi korban, dan orang tua lebih peka sama perubahan sikap anak.
Menurutku bagian sosialisasi stop perundungan ini penting banget. Biasanya panitia atau narasumber jelasin contoh perundungan di sekolah, di lingkungan rumah, bahkan di dunia maya. Jadi bukan cuma teori, tapi dikasih gambaran nyata: misalnya diejek terus-terusan, dikucilkan dari tongkrongan, atau direndahkan di grup chat. Di acara kayak gini, warga bisa langsung tanya cara melapor, ke guru, ke RT/RW, atau layanan resmi pemerintah kalau kasusnya sudah berat.
Lalu ada juga pelayanan publik, yang biasanya termasuk cek kesehatan sederhana, konsultasi, sampai bantuan administrasi. Jadi warga nggak cuma datang nonton, tapi bisa pulang bawa manfaat nyata.
Hari kedua, Sabtu 9 Agustus 2025, pindah ke Lapang Prawatasari Joglo. Nuansanya lebih ke hiburan rakyat, tapi tetap dibalut pesan sosial. Di poster tertulis ada Dedi Mulyadi, dr. Wahyu, Ramzi, plus para penghibur seperti Wa Kancil, Emka 9, Ceu Popon, Ohang, dan Teh Kanaya. Banyak juga yang nyari info soal Kanaya Dedi Mulyadi karena penasaran penampilannya kayak apa di acara begini.
Kalau kamu datang ke lapang, biasanya bisa lihat sendiri bagaimana tokoh-tokoh ini nyelipin pesan stop perundungan di tengah-tengah candaan dan hiburan. Menurutku pendekatan kayak gini lebih ngena ke warga karena suasananya santai, tapi pesannya tetap masuk. Apalagi yang bawa materi bukan orang sembarangan, jadi lebih dipercaya.
Kalau kamu berniat hadir di acara serupa, tips dari aku: datang lebih pagi biar kebagian pelayanan publik dan dapat tempat duduk enak. Jangan lupa foto poster kampanye stop perundungan atau spanduk info Cianjur, lumayan buat bahan edukasi lagi ke teman atau keluarga. Dan yang paling penting, pulang dari acara jangan cuma bawa foto, tapi juga niat buat ikut menjaga lingkungan bebas perundungan, mulai dari lingkaran terdekat kita sendiri.