Garnier Hair Color Cool Ash
Hari ini aku warnai rambut aku lagi setelah seeeeetahun gak warnai rambut. Sebelumnya aku memang suka warnai rambut dan aku cut pendek yaaa .
Sebelum di warnai aku bleach rambut dulu tapi gak sampe full bleach jadi agak gak rata gitu . Wkwkwkwkwk
Kalian bisa liat before afternya yaaaa, warna nya lebih netral di aku dan gak trllu ashy banget, daannn yg terpenting aku sukak 🥰
#garnierhaircolor #pewarnarambut #haircoloring #KeseharianKu #warnarambut @
Buat yang lagi cari-cari review Garnier Cool Ash, aku share versi lengkapnya ya, khususnya buat kamu yang rambutnya masih gelap atau baru pertama kali coba warna ash. Rambut aku awalnya gelap, pernah diwarnai tapi sudah pudar dan agak belang. Sebelum pakai Garnier Cool Ash, aku sempat bleach tipis (nggak full sampai blonde), jadi masih ada bagian yang lebih gelap dan lebih terang. Ini pengaruh banget ke hasil warna: di bagian yang sudah lebih terang, cool ash-nya kelihatan lebih keluar dan agak keabu-abuan, sedangkan di bagian yang masih gelap jatuhnya lebih ke dark brown dingin, kayak cokelat gelap yang netral, bukan cokelat kemerahan. Soal tekstur krim pewarnanya, menurutku cukup kental dan gampang diratakan, cuma kalau rambut kamu tebal atau panjang sebaiknya siapkan 2 box biar nggak kurang. Aku pakai satu box untuk rambut pendek dan itu pas. Bau amonia-nya masih kerasa, tapi masih dalam batas yang aku tahan, nggak yang menyengat banget sampai bikin pusing. Dari segi warna, Garnier Cool Ash ini menurutku cocok buat kamu yang pengin tampilan lebih netral dan kalem. Dia bukan tipe ash yang super abu-abu dingin banget, jadi masih aman buat yang baru pertama coba warna ash atau masih harus ke kampus/kantor. Di aku hasilnya lebih ke cool dark brown dengan hint ash, jadi kulit wajah juga kelihatan nggak kusam. Tips dari pengalamanku: 1. Kalau rambut kamu hitam pekat dan belum pernah di-bleach, jangan berharap hasilnya seabu yang ada di box. Biasanya akan jadi cokelat gelap dengan tone dingin. Kalau mau lebih kelihatan ash, boleh bleach dulu tipis seperti aku, tapi jangan lupa perhatikan kesehatan rambut. 2. Bagi rambut jadi beberapa section biar pewarna merata dan tidak belang. Fokuskan dulu di bagian yang lebih gelap, baru tarik ke bagian yang sudah terang. 3. Diamkan sesuai petunjuk, jangan terlalu lama karena bisa bikin rambut makin kering. Setelah bilas, pakai conditioner atau masker rambut supaya rambut tetap halus. Untuk ketahanannya, di aku sekitar 3–4 minggu masih oke, setelah itu mulai sedikit pudar dan warna ash-nya jadi lebih soft. Kalau kamu sering keramas pakai shampo anti ketombe atau shampo yang kuat, biasanya warna lebih cepat luntur. Aku saranin pakai shampo untuk rambut diwarnai biar cool ash-nya lebih awet. Kesimpulannya, kalau kamu lagi cari cool ash hair color Garnier yang hasilnya masih terlihat natural, Garnier Cool Ash ini layak dicoba. Hasil warna cool ash Garnier di rambut gelap menurutku lebih ke dark brown dingin, tapi justru itu yang bikin dia kelihatan rapi dan nggak norak. Cocok buat yang mau ganti suasana tanpa harus full ash abu-abu yang heboh.
























