Life hack menajamkan gunting
Di rumah aku punya beberapa gunting: gunting kain, gunting dapur, sampai gunting kuku. Semuanya lama-lama pasti jadi tumpul kalau sering dipakai. Dulu aku pikir kalau sudah tumpul ya harus beli baru, tapi ternyata gunting bisa diasah dan hasilnya bisa setajam silet kalau caranya benar. Cara paling sering kupakai buat menajamkan gunting tumpul adalah pakai amplas atau kertas pasir. Caranya, buka gunting lebar-lebar, lalu gunting-gunting kertas amplas dari ujung sampai ke pangkal beberapa kali. Biasanya aku pakai amplas nomor sedang, jangan terlalu kasar biar bilahnya nggak cepat rusak. Setelah itu dilap pakai kain kering. Gunting dapur dan gunting kainku langsung berasa lebih enak digunting, nggak seret lagi. Kalau lagi nggak ada amplas, aku pakai kertas aluminium foil. Lipat beberapa lapis sampai agak tebal, lalu gunting semua bagian foil itu. Aneh tapi nyata, gunting jadi lumayan tajam kembali. Ini aku pakai untuk gunting kuku juga, tapi setelah itu selalu aku cuci dulu dan dikeringkan supaya bersih. Untuk gunting kuku yang sudah sangat tumpul, kadang aku asah pakai batu asah kecil. Caranya, buka gunting kuku, lalu gosok bagian miring yang tajam ke batu asah dengan satu arah, pelan-pelan saja. Setelah beberapa kali, bilahnya jadi lebih rapi dan tajam. Yang penting jangan terlalu ditekan dan jangan digosok bolak-balik supaya bentuknya nggak berubah. Selain cara mengasah, penting juga cara pakai gunting yang benar. Saat menggunting, pastikan bagian yang tajam menghadap ke benda yang mau digunting dan jauh dari tubuh kita. Aku biasanya menggunting dengan posisi ujung gunting menjauh dari badan dan jari-jari, jadi kalau tiba-tiba slip, tidak mengenai kulit. Etika dan keamanan saat memberikan gunting ke orang lain juga penting. Sejak kecil aku diajarin, saat memberikan gunting kepada orang lain bilah gunting harus dalam keadaan tertutup dan ujung tajamnya menghadap ke diri kita, bukan ke orang yang menerima. Jadi kita serahkan bagian gagangnya ke tangan mereka. Ini kebiasaan kecil, tapi sangat membantu mengurangi risiko terluka. Supaya gunting tetap tajam kembali dan tidak cepat rusak, aku biasakan membersihkan bilah gunting setelah dipakai, terutama gunting dapur yang kena minyak atau sisa makanan. Sesekali aku teteskan sedikit minyak (bisa minyak sayur) di bagian sambungan gunting lalu dibuka-tutup beberapa kali. Efeknya gunting jadi lebih smooth dan tidak seret. Dengan beberapa trik simpel ini, aku jadi jarang beli gunting baru. Cukup luangkan beberapa menit untuk mengasah dan merawat, gunting tumpul bisa balik tajam lagi dan lebih aman dipakai sehari-hari.


























