... Baca selengkapnyaWaktu baca Negeri 5 Menara, ada satu bagian yang nyangkut di kepala: frasa "katanya di atas kita". Buat aku, kalimat ini seolah ngingetin kalau di atas semua rencana dan usaha kita, masih ada ketetapan Tuhan. Tapi bukannya jadi alasan pasrah, justru jadi dorongan buat ikhtiar lebih serius.
Di beberapa halaman yang aku garis bawahi, Kiai Rais menekankan kalau mimpi dan doa itu penting, tapi nggak akan ada hasil kalau kita nggak bergerak. Ini kerasa banget relevannya di hidup sehari-hari. Dulu aku tipe orang yang banyak berandai-andai: pengen kuliah di sini, pengen kerja di sana, pengen bisa bahasa asing, tapi aksinya minim. Setelah baca bagian ini, aku mulai biasain nanya ke diri sendiri: "Apa langkah kecil nyata yang aku lakukan hari ini biar nggak cuma jadi angan?"
Kutipan tentang "direct method" buat belajar bahasa Arab juga menarik. Metode ini intinya banyak pengulangan, teriakan, dan pembiasaan, sampai bahasa baru itu nempel di kepala tanpa sadar. Aku jadi keinget waktu belajar bahasa asing, dulu hanya mengandalkan hafalan kosakata, tapi cepat lupa. Setelah ngerti konsep direct method, aku coba terapkan versi sederhana: sering ngobrol sendiri pakai bahasa itu, nonton video tanpa subtitle, dan bikin catatan kecil yang sering aku baca ulang. Ternyata cara ini jauh lebih nempel daripada cuma baca buku teori.
Bagian lain yang aku suka adalah penegasan bahwa kalau mau jadi juara, usaha kita harus di atas rata-rata. Nggak bisa kerja biasa-biasa aja tapi berharap hasil luar biasa. Di fase lagi ngerjain skripsi, kutipan ini kerasa menampar. Aku mulai ngatur ulang jadwal: memperbanyak jam baca referensi, disiplin ngerjain sedikit demi sedikit, dan ngurangin scrolling sosmed yang nggak penting. Hasilnya memang nggak instan, tapi pelan-pelan progress-nya kerasa.
Dan tentu aja, prinsip "Man jadda wajada" jadi inti pesan di buku ini. Kalimat sederhana, tapi powerful. Di momen-momen capek atau ngerasa ketinggalan dari orang lain, aku sering ngulang kalimat ini dalam hati. Bukan cuma sebagai motivasi, tapi juga sebagai pengingat bahwa proses itu nggak boleh diremehkan. Impian memang tinggi, tapi kalau setiap hari ada langkah kecil yang kita ambil, lama-lama jarak ke mimpi itu makin pendek.
Buat kamu yang mungkin lagi bertanya-tanya soal makna "katanya di atas kita" atau lagi butuh dorongan buat konsisten, halaman-halaman yang digarisbawahi di Negeri 5 Menara ini bisa banget jadi pengingat. Bukan sekadar quotes estetik, tapi jadi ajakan buat menyatukan mimpi, doa, dan kerja keras dalam satu garis lurus menuju tujuan kita.
nz