... Baca selengkapnyaAku mulai belajar bahasa Mandarin karena penasaran sama tulisan dan bunyinya yang unik. Awal-awal jujur cukup bingung bedain bahasa Mandarin, bahasa Cina, dan istilah seperti Chinese. Simpelnya, Mandarin itu salah satu bahasa resmi di China, dan yang biasa kita pelajari di kelas atau aplikasi biasanya bahasa Mandarin standar (Putonghua). Jadi kalau kamu lihat istilah bahasa Mandarin, bahasa Cina, atau bahasa Chinese, di konteks sehari-hari biasanya maksudnya sama.
Hal pertama yang aku pelajari adalah pinyin mandarin. Pinyin itu semacam cara menulis bunyi bahasa Mandarin pakai huruf Latin. Misalnya "xiě" artinya "menulis" dan "shān" artinya "gunung". Pinyin sangat bantu waktu kita belum hafal huruf Mandarin (hanzi). Saran aku, biasakan baca pinyin sambil denger audionya dari aplikasi, biar nada (tone) kamu nggak salah. Nada itu penting banget, karena beda nada bisa beda arti.
Biar nggak bosen, aku pakai contoh kata yang sering muncul di aplikasi HP. Misalnya di gambar yang aku pakai buat belajar ada ikon:
- Edit
- Hapus
- Segarkan
- Teruskan
- Unduh
- Kumpulkan
- Cari
- Pesan
- Laporkan
Ada juga deretan kata lain seperti:
- Aplikasi
- Ikuti
- Suka
- Bagikan
- Penggemar
- Unggah
- Komentar
- Publikasikan
Setiap ikon ada tulisan Mandarin, pinyin, dan terjemahan bahasa Inggris. Dari situ aku bikin kartu kecil (flashcard) versi digital dan kertas. Sisi depan aku tulis hanzi (tulisan Mandarin), sisi belakang aku tulis pinyin + arti bahasa Indonesia. Cara ini bantu banget buat ngafalin tulisan cina yang gampang dulu, baru pelan-pelan ke yang lebih susah.
Kalau kamu suka foto bahasa mandarin dari internet atau screenshot aplikasi, kamu bisa pakai itu sebagai bahan belajar. Misalnya setiap kali lihat tombol "Komentar" dalam bahasa Mandarin, langsung cek pinyinnya apa dan coba ucapkan keras-keras. Lama-lama kamu akan kebiasa lihat hubungan antara teks mandarin, pinyin, dan artinya tanpa harus terus-terusan lihat kamus.
Untuk pemula, aku saranin fokus sama:
1. Pinyin dan nada: belajar cara baca sh, x, zh, q, dan sejenisnya.
2. Kosakata sehari-hari: seperti salam, angka, dan kata yang sering muncul di menu aplikasi.
3. Menulis hanzi dasar: mulai dari huruf yang jumlah coretannya sedikit dan sering dipakai.
Kadang kalian juga bakal nemu kata seperti "shuō Hànyǔ". Secara sederhana, "shuō" artinya "berbicara" dan "Hànyǔ" artinya bahasa Mandarin. Jadi "shuō Hànyǔ" bisa diartikan "bicara bahasa Mandarin". Contoh kalimatnya: "Nǐ huì shuō Hànyǔ ma?" artinya "Apakah kamu bisa berbicara bahasa Mandarin?".
Belajar mandarin memang butuh waktu, tapi kalau pakai hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, misalnya tampilan menu di ponsel, ikon aplikasi, atau tulisan di media sosial, prosesnya jadi lebih seru. Aku juga masih belajar pelan-pelan, jadi postingan ini sekalian jadi catatan perjalanan belajar bahasa Mandarin aku. Kalau kamu juga lagi belajar, boleh share kata-kata favoritmu dalam bahasa mandarin, biar kita bisa saling bantu hafalan.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩