Kotoba di dapur
Waktu mulai belajar bahasa Jepang, aku suka bingung cari kosakata yang bener-bener kepakai sehari-hari. Akhirnya aku mulai dari dapur, soalnya hampir tiap hari pasti ada aktivitas di sana. Dari situ aku ketemu banyak kata yang ternyata sering muncul juga di anime, drama, atau buku pelajaran. Pertama, yang paling dasar dulu: bahasa Jepangnya dapur adalah 「台所」 dibaca *daidokoro*. Biasanya ditulis pakai kanji 台所, tapi kadang kamu juga bakal lihat dalam hiragana だいどころ. Kalau di buku pelajaran JLPT, *daidokoro* ini termasuk kosakata rumah tangga yang cukup penting. Di dapur pasti ada keran air. Keran atau saluran air dalam bahasa Jepang disebut 「水道」 dibaca *suidou*. Misalnya kalau mau bilang "Tolong nyalain keran air", bisa pakai kalimat sederhana: 水道をつけてください (*suidou o tsukete kudasai*). Kalau lagi ngobrol santai sama teman sekamar, kadang cukup bilang: 水道つけてー (*suidou tsukete~*). Terus, buat alat masak modern, microwave dalam bahasa Jepang itu 「電子レンジ」 dibaca *denshirenji*. Biasanya orang Jepang juga sering ngomong pendeknya レンジ (*renji*) saja. Misalnya: 残り物を電子レンジで温める (*nokorimono o denshirenji de atatameru*) artinya "menghangatkan makanan sisa dengan microwave". Ngomong-ngomong soal menghangatkan, kata kerja "menghangatkan" dalam bahasa Jepang adalah 「温める」 dibaca *atatameru*. Ini kepakai banget di dapur, misalnya kalau kamu bilang: ご飯を温めてもいい? (*gohan o atatamete mo ii?*) yang artinya "boleh aku menghangatkan nasi?". Di manual alat dapur atau resep masakan pun kata *atatameru* ini sering muncul. Buat benda di dapur, mangkok dalam bahasa Jepang biasanya 「お椀」 (*owan*) atau 「ボウル」 (*bouru*) kalau mangkok model barat. Kalau kamu cari arti mangkok dalam bahasa Jepang di kamus, kadang keluar beberapa pilihan, tapi di konteks dapur rumah, *owan* sering dipakai untuk mangkok kecil buat sup miso atau nasi. Selain kosakata, ada juga ungkapan yang sering muncul di percakapan sehari-hari. Misalnya 「かまいません」 (*kamaimasen*) yang artinya "tidak apa-apa" atau "nggak masalah". Misalnya: ここで食べてもかまいません (*koko de tabete mo kamaimasen*) = "tidak apa-apa kalau makan di sini". Versi yang lebih santai adalah 「気にしないで」 (*kinishinaide*) yang artinya "jangan dipikirin" atau "nggak usah khawatir". Ini sering banget kepakai saat ada yang numpahin minuman di dapur: 気にしないで、大丈夫だよ (*kinishinaide, daijoubu da yo*). Kalau kamu mau minta tolong di dapur, kata 「頼む」 (*tanomu*) berguna banget. Misalnya: ちょっと台所を片付けるの手伝って頼む (*chotto daidokoro o katadzukeru no tetsudatte tanomu*) = "tolong bantu aku beresin dapur sebentar". Di percakapan santai, kadang orang cuma bilang: 頼む!(*tanomu!*) sambil nyerahin piring kotor. Satu lagi yang lumayan berguna adalah kata 「近く」 (*chikaku*) yang artinya "dekat" atau "sekitar". Contohnya: 台所の近くに電子レンジがあります (*daidokoro no chikaku ni denshirenji ga arimasu*) = "di dekat dapur ada microwave". Kata *chikaku* ini nggak cuma buat dapur, bisa juga dipakai di mana saja, jadi sekalian hafalin. Menurutku, cara paling enak buat menghafal kosakata dapur bahasa Jepang itu dengan nempelin sticky note bertuliskan hiragana, romaji, dan artinya di benda-benda dapur. Misalnya tulis 台所 (だいどころ / daidokoro), 電子レンジ (でんしれんじ / denshirenji), 水道 (すいどう / suidou), sampai お椀 (*owan*). Lama-lama, tanpa sadar kamu bakal kebiasaan pakai kata-kata Jepang ini tiap kali masuk dapur.


