pagi ku

Jakarta Selatan
2025/11/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKalau ditanya, kerempongan pagi hari itu artinya apa sih? Buat aku, kerempongan adalah momen paling ramai dan heboh dalam sehari, mulai dari bangun tidur sampai anak berangkat sekolah. Pagi ini beli sarapan, dengan kerempongan bocah yang mau sekolah, itu sudah jadi ritual harian. Biasanya alarm belum bunyi, aku sudah kebangun karena mikirin to-do list. Mulai dari masak cepat atau beli sarapan di warung, mandiin anak, siapin seragam, cek buku pelajaran, sampai urusan sepele kayak nyari kaos kaki yang entah kenapa selalu hilang sebelah. Di sela-sela itu, masih harus nyapu, cuci piring, dan beresin rumah biar tetap rapi. Menurut aku, kerempongan artinya bukan cuma sibuk, tapi juga campuran antara ribet, panik kecil, dan lucu yang jadi satu. Misalnya, anak sudah telat tapi masih sempat nego, "Bunda, lima menit lagi ya…" padahal tas belum rapi, botol minum belum diisi. Di situ lah kerempongan adalah warna kehidupan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Kadang aku merasa kewalahan, tapi dari kerempongan itulah aku belajar ngatur waktu. Aku mulai bikin jadwal malam sebelumnya: seragam dicuci dan disetrika duluan, tas sekolah di-pack sebelum tidur, dan sudah tentukan besok mau masak atau beli sarapan. Cara ini lumayan mengurangi drama pagi. Yang menarik, kerempongan juga bikin aku lebih menghargai me time. Setelah anak berangkat sekolah dan rumah agak tenang, baru kerasa nikmatnya minum kopi atau teh sebentar, scroll Lemon8, baca cerita ibu-ibu lain, dan merasa nggak sendirian. Ternyata banyak yang punya "kerempongan setiap pagi" versi masing-masing. Buat kamu yang juga ibu rumah tangga, wajar banget kalau pagi terasa kacau. Pelan-pelan aja, cari ritme yang cocok untuk keluarga. Di balik kerempongan, selalu ada momen kecil yang bikin hangat: senyum anak saat berhasil nggak telat, ucapan terima kasih sederhana, atau pelukan sebelum mereka berangkat. Itu yang bikin semua kerempongan pagi terasa layak dijalani.