... Baca selengkapnyaJujur, pertama kali lihat patung ogoh-ogoh Dewi Saraswati ini di festival Denpasar, aku langsung terpesona. Dari jauh saja sudah kelihatan auranya megah, apalagi begitu mendekat. Warna emas yang membalut hampir seluruh patung bikin Dewi Saraswati terlihat sangat anggun dan berwibawa. Ditambah lagi posisi beliau duduk di atas angsa putih, makin menegaskan simbol kecerdasan dan kesucian.
Yang bikin patung ini unik adalah detail tangan Dewi Saraswati yang banyak. Setiap tangan memegang benda berbeda, seperti alat musik, bunga teratai, dan beberapa atribut lain. Buat aku pribadi, “dewi tangan banyak” ini jadi simbol kalau ilmu pengetahuan dan seni itu luas banget, menjangkau banyak hal dalam hidup. Rasanya pas banget dijadikan tema ogoh-ogoh, karena sekaligus mengingatkan kita buat nggak lupa sama pengetahuan dan kebijaksanaan di tengah hingar bingar perayaan.
Kalau kamu lagi hunting patung dewi Saraswati di Bali, versi ogoh-ogoh seperti ini wajib banget kamu lihat. Biasanya menjelang Hari Raya Nyepi, di berbagai daerah di Bali termasuk Denpasar, banyak banjar yang bikin ogoh-ogoh bertema dewa-dewi, salah satunya Dewi Saraswati. Ogoh-ogoh Dewi Saraswati ini bukan cuma jadi tontonan, tapi juga hasil kreativitas anak muda banjar yang ngulik detail dari pakaian, perhiasan, sampai ekspresi wajah patungnya.
Dari sisi foto dan konten, patung ogoh-ogoh Dewi Saraswati yang megah dan detail ini termasuk yang fotogenik banget. Latar belakang pepohonan hijau dan kerumunan orang bikin suasana festival terasa hidup di foto. Tips dari aku kalau kamu mau ambil gambar: datang sedikit lebih awal sebelum arak-arakan mulai, cari posisi agak tinggi atau samping panggung supaya bisa capture keseluruhan patung, dari angsa putih di bawah sampai tangan-tangan dewi yang menjulang.
Kalau ditanya kenapa banyak orang cari info soal patung Dewi Saraswati Bali dan ogoh-ogoh dewi, menurutku karena patung seperti ini menggabungkan dua hal: unsur religius dan seni rupa yang keren. Jadi bukan sekadar patung, tapi karya seni yang punya makna mendalam. Setelah lihat langsung, aku jadi lebih paham kenapa Saraswati begitu dihormati, terutama di Bali, sebagai dewi ilmu pengetahuan dan seni.
Buat kamu yang belum pernah lihat langsung, coba sempatkan datang ke festival ogoh-ogoh di Denpasar atau daerah lain di Bali. Pengalaman berdiri di antara kerumunan, menyaksikan patung Dewi Saraswati yang megah diarak, ditemani suara gamelan dan sorak-sorai penonton, itu benar-benar memorable. Rasanya beda jauh dibanding cuma lihat foto di internet. Dan siapa tahu, dari sana kamu jadi makin tertarik belajar simbol-simbol di balik patung dewi Saraswati dan ogoh-ogoh lainnya.