Kamu adalah sebuah kemustahilan
Melupakanmu adalah luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Ia bukan sekadar sakit yang datang lalu pergi, melainkan nyeri yang menetap, berdiam di sudut hati, dan menolak mati. Sementara menunggumu—meski hanya dalam diam—adalah kehancuran yang perlahan, seperti menyesap racun setetes demi setetes