Menanam padi

2025/11/13 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMusim tandur selalu jadi momen yang spesial buatku. Pertama kali turun ke sawah, kaki tenggelam di lumpur, airnya dingin, dan tangan pegang bibit padi hijau rasanya campur aduk antara senang dan kagok. Dari situ aku pelan‑pelan belajar cara menanam bibit padi yang benar, bukan cuma asal tancap. Biasanya sebelum tandur, lahan sawah sudah diolah dulu sampai berlumpur dan rata. Bibit padi yang mau ditanam itu awalnya disemai dulu di bedengan khusus. Setelah umur bibit sekitar 18–25 hari (tergantung varietas), batangnya sudah kuat dan tingginya pas untuk dipindah ke sawah. Waktu aku ikut tandur, bibit yang dipakai kurang lebih umur 20 harian, daunnya hijau segar dan akarnya sudah cukup kuat. Cara menanam bibit padi di sawah berlumpur ternyata ada tekniknya. Biasanya satu lubang diisi 2–3 bibit saja, jangan terlalu banyak biar tanaman nggak saling berebut nutrisi. Bibit ditancapkan dengan posisi tegak, kurang lebih sedalam 2–3 cm, jangan terlalu dalam supaya nggak mudah busuk, tapi juga jangan terlalu dangkal supaya nggak gampang roboh kena air. Jarak tanam juga penting, misalnya 20x20 cm atau 25x25 cm, supaya padi dapat cahaya dan udara cukup sehingga anakan bisa banyak. Selain soal tanam, aku juga sempat tanya‑tanya soal umur penyemprotan padi. Ternyata petani biasanya mulai penyemprotan pertama saat padi masih muda, sekitar umur 10–15 hari setelah tanam, untuk mengontrol gulma dan hama awal. Lalu ada lagi penyemprotan di umur sekitar 25–30 hari untuk menjaga tanaman tetap sehat. Setelah itu, saat padi mulai masuk fase generatif (mau bunting dan keluar malai), ada penyemprotan lagi khusus untuk menjaga malai tetap bagus dan terhindar dari penyakit. Yang perlu diingat, penyemprotan padi nggak boleh asal. Dosis obat, jenis pestisida, dan waktunya harus disesuaikan dengan kondisi lahan dan serangan hama. Aku sendiri waktu ikut ke sawah lebih banyak mengamati dan bantu hal ringan, sambil diceritain kapan waktu yang pas buat nyemprot. Menurutku, buat pemula yang baru belajar seperti aku, penting banget buat diskusi dengan petani lokal atau penyuluh pertanian supaya cara menanam bibit padi dan umur penyemprotan padi bisa lebih tepat. Sekarang setiap lihat sawah hijau yang luas di bawah langit cerah, aku jadi lebih menghargai proses panjang di balik sebutir beras. Mulai dari menyiapkan lahan, menanam bibit padi di lumpur, sampai merawatnya lewat penyemprotan di umur padi tertentu — semuanya butuh tenaga, waktu, dan ketelatenan.

11 komentar

Gambar Pak Suparman
Pak Suparman

Aalhmdliilahhh,,🤲🤲🤲❤️❤️❤️🙏🙏🙏

Lihat komentar lainnya