Bunda khawatir si kecil masih suka ngemut makanan padahal sudah 9 bulan? 🧐

Coba bunda pastikan terlebih dahulu tekstur makanan sudah cocok untuk si kecil. Secara ilmiah, si kecil akan mengemut makanan apabila dia kesusahan dalam menelan. Selain itu, hal ini jadi cara mereka agar tidak mudah tersedak

Bunda mau ikut webinar GRATIS dari Vitabumin? Join komunitas kita sekarang bund 😍

#vitabumin #madu #webinar #komunitasvitabumin #vitabuminajaa

3/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu yang pernah mengalami fase si kecil mengemut makanan, saya paham betul kekhawatiran yang dirasakan. Pada usia sekitar 9 bulan, bayi sedang beradaptasi dengan tekstur makanan yang semakin banyak variasinya. Saya menemukan bahwa salah satu alasan utama si kecil mengemut makanan adalah tekstur yang belum sesuai dengan kemampuannya menelan dan mengunyah. Dalam pengalaman saya, memberikan makanan dengan tekstur yang terlalu kasar atau padat membuat si kecil kesulitan saat menelan, sehingga mereka cenderung mengemut untuk menghindari tersedak. Penting bagi bunda untuk memperhatikan bagaimana si kecil merespon tekstur makanan yang diberikan. Misalnya, bisa mulai dari makanan bertekstur lumat atau pure, kemudian bertahap menaikkan tekstur menjadi lebih padat sesuai toleransi si kecil. Selain itu, waktu makan juga menjadi faktor penting. Dari komunitas Vitabumin, saya belajar bahwa waktu makan maksimal sekitar 30 menit adalah ideal untuk memberi kesempatan si kecil merasa kenyang tanpa merasa tertekan. Jika si kecil masih menunjukkan tanda-tanda mau makan setelah 30 menit, boleh diberikan tambahan makanan, tetapi jangan dipaksa. Hal ini membantu mencegah GTM (Gerakan Tutup Mulut) sejak dini yang kerap dialami bayi saat MPASI. Webinar gratis dari Vitabumin yang saya ikuti benar-benar memberikan banyak wawasan berguna, seperti mengenali tanda kenyang pada anak dan menyesuaikan pemberian nutrisi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Bergabung dengan komunitas ini juga memberikan support dan tips dari para bunda lain yang sedang melalui fase MPASI. Saran saya untuk bunda adalah bersabar dan terus mencoba berbagai variasi tekstur makanan sambil mengamati respons si kecil. Jangan lupa juga untuk selalu memastikan makanan yang diberikan mudah ditelan dan tidak menimbulkan risiko tersedak. Dengan pendekatan yang tepat, masa MPASI si kecil dapat menjadi waktu yang menyenangkan tanpa kekhawatiran berlebih.