Mini Chiffon Cake 🧁 Semua Pasti bisa masak ini ‼️
Chiffon Pandan Cake tp versi cup nih hihi mini. Simple banget bikinnya, fluffy bouncy ga ada bau amis telur nya. Yuk, cobain resep nya.
Bahan-bahan nya sudah aku tulis di foto yaa 🤗
🧁 Campur dan ayak semua Bahan A sisihkan
(aku saranin wadah utk bahan A lebih gede yaa, karna nnti akan di campur dg bahan B, kemudian bahan C)
🧁 Bahan B aduk juga semua jadi satu
🧁 Buat lubang di tengah adonan A, lalu tuang adonan B, aduk sampai semua tercampur rata dan tidak bergerindil, sisihkan
🧁 Bahan C, kocok putih telur, garam, dan air perasan jeruk nipis hingga berbusa, masukan gula bertahap sedikit demi sedikit
🧁 Masukkan bahan C yg telah berbusa ke adonan A dan B yg kota sisihkan tadi yaa, tuang bahan C bertahap, aduk balik hingga merata
🧁 Tata cup di loyang, tuang adonan ke dalam cup 3/4 taburi topping sesuai selera yaa, masukkan ke dalam oven yg sebelumnya sdh dipanaskan
🧁 Oven di suhu 150 derajat selama 30 menit, atau sesuai oven masing” yaa
🧁 Keluarkan dan siap disajikan 🥰
#lemon8rekomendasi #myonething #resepsederhana #resepgampang #pandanchiffoncup #resepchiffon
Pas pertama kali coba bikin pandan chiffon cake versi cup, aku juga sempat takut bantat dan keras. Setelah beberapa kali trial, akhirnya nemu cara yang bikin teksturnya benar‑benar fluffy dan bouncy, bahkan pakai oven rumahan biasa. Yang paling penting untuk kue chiffon pandan mini ini itu pemilihan bahan dan teknik ngocok putih telur. Untuk tepung, aku biasanya pakai tepung protein rendah atau sedang, karena hasilnya lebih lembut. Baking powder cukup sedikit saja, jangan kebanyakan biar adonan nggak cepat mengembang lalu turun lagi. Santan kental dan pasta pandan bikin aroma pandan chiffon cake makin wangi dan gurih, jadi usahakan pakai yang kualitasnya oke. Kunci chiffon pandan cake fluffy ada di Bahan C (putih telur). Pastikan wadahnya benar‑benar bersih, nggak ada minyak sama sekali. Putih telur, garam, dan air jeruk nipis dikocok dulu sampai berbusa baru gula dimasukkan bertahap. Aku biasanya bagi 3–4 kali masukin gula, sambil terus dikocok sampai soft–medium peak, jadi kalau pengocok diangkat, ujungnya masih agak melengkung. Jangan terlalu kaku, karena nanti susah tercampur ke adonan kuning telur. Waktu nyampur adonan A+B dengan C, aku pakai teknik aduk balik (folding) pelan‑pelan dari bawah ke atas. Ini penting banget supaya udara di dalam putih telur nggak pecah. Biasanya aku bagi Bahan C jadi 3 kali masuk: pertama untuk melonggarkan adonan, yang kedua dan ketiga baru benar‑benar diaduk hingga rata. Kalau masih ada sedikit garis putih telur nggak apa‑apa, asal jangan over mix. Untuk cup chiffon cake, aku suka pakai cup kertas merah polkadot yang agak tebal, jadi bisa langsung disusun di loyang tanpa cetakan lagi. Isi adonan cukup 3/4 tinggi cup karena di oven nanti dia akan mengembang. Topping bebas: chocochip, almond slice, atau tanpa topping juga enak. Dari pengalaman, almond dan chocochip bikin tampilan kue chiffon pandan mini jadi lebih cantik buat suguhan atau jualan. Soal memanggang, tiap oven memang beda. Di resep ini aku pakai suhu 150°C sekitar 30 menit untuk mini pandan cake. Kalau oven kamu cenderung panas, bisa turunkan ke 140–145°C dan perpanjang sedikit waktunya. Tipsku, panggang di rak tengah dan jangan sering buka oven supaya chiffon nggak tiba‑tiba kempes. Kue matang ketika permukaan sudah kokoh, kalau ditekan pelan balik lagi dan tusukannya keluar bersih. Mini pandan chiffon cake ini cocok banget buat camilan keluarga, bekal anak, atau ide jualan karena bentuknya cup jadi lebih praktis. Teksturnya ringan, wangi pandan, dan nggak bikin enek. Kalau kamu baru pertama kali coba bikin kue chiffon pandan, versi mini cup chiffon cake seperti ini menurutku lebih gampang dikontrol dan peluang suksesnya lebih besar. Cobain aja step by step‑nya, lama‑lama pasti kebiasa dan bisa eksperimen rasa lain juga.





Wah kesukaan ku nih chiffon jadi pengen deh 🥺✨