Bikin peanut butter di rumah sekarang gampang bang
Cukup masukin kacang, tekan tombolnya, dan Clovertec Ultra Blender langsung halusin dalam hitungan detik.
Halus bisa, chunky juga bisa, tinggal pilih suka yang mana! 😍
#PeanutButter #Ultrablender #Clovertec #CleverMoms #Homemadepeanutbutter #Homemade
Dulu aku kira bikin peanut butter sendiri itu ribet, harus pakai alat khusus dan prosesnya lama. Ternyata kuncinya cuma di cara blender kacang tanah yang bener dan pilih blender yang cukup kuat. Di sini aku cerita step by step versi aku, siapa tahu bisa jadi referensi kamu juga. Pertama, soal kacang tanah. Aku biasa pakai kacang tanah kupas, terus disangrai dulu sampai kecokelatan dan wangi. Kacang yang benar-benar kering dan agak hangus tipis biasanya lebih gampang halus waktu diblender dan rasa peanut butternya juga lebih keluar. Kadang aku sangrai di teflon tanpa minyak, sambil diaduk terus biar nggak gosong sebelah. Setelah kacang dingin, baru deh masuk ke blender. Aku pakai Clovertec Ultra Blender karena dayanya lumayan besar, jadi kacang bisa langsung hancur dalam hitungan detik. Tips dari aku, jangan langsung isi blender penuh. Lebih aman isi setengah dulu, supaya putaran pisaunya maksimal dan kacang cepat halus. Untuk tekstur halus, aku biasanya blender agak lama dan pakai mode kecepatan tinggi. Di awal, kacang bakal jadi remahan dulu, lalu berubah jadi pasta kental. Kalau dirasa masih berat mutarnya, aku suka berhenti sebentar, aduk pakai spatula, baru lanjut blender lagi. Kadang aku tambahin sedikit minyak (bisa minyak sayur atau minyak kelapa) biar mesin nggak terlalu kerja keras dan hasilnya lebih creamy. Kalau kamu suka peanut butter chunky, caranya beda dikit. Aku biasanya sisihkan dulu sedikit kacang sangrai yang sudah dihancurkan kasar (bisa ditumbuk manual atau quick pulse sebentar di blender). Setelah peanut butter halus jadi, baru kacang yang masih kasar tadi dicampur dan diaduk manual. Hasilnya jadi ada sensasi gigit kacang, mirip yang dijual di pasaran. Buat yang penasaran, cara blender kacang tanah pakai Clovertec Ultra ini menurutku lebih praktis dibanding chopper biasa, karena pisaunya lebih tajam dan jar-nya lebih besar. Aku juga suka karena bisa dipakai buat bikin selai lain, smoothie, sampai bumbu halus. Di rumah, alat ini kepakai banget, terutama buat para Clever Moms yang pengin camilan homemade tapi nggak mau ribet. Satu hal yang sering dilupain waktu belajar cara blender kacang tanah adalah soal jeda. Jangan paksa blender nyala terus-terusan kalau terasa panas. Aku biasa pakai teknik: blender 20–30 detik, berhenti 10 detik, lalu lanjut lagi. Selain lebih aman buat mesin, tekstur peanut butter juga lebih rata. Terakhir, jangan lupa simpan peanut butter homemade di wadah kaca kedap udara. Kalau aku, taruh di kulkas supaya lebih awet. Biasanya tahan sampai 2–3 minggu, malah kadang belum seminggu sudah habis duluan karena sering dipakai buat olesan roti dan topping oatmeal. Itu versi aku soal cara blender kacang tanah jadi peanut butter pakai Clovertec Ultra Blender. Kalau kamu punya trik lain, misalnya campur madu, gula aren, atau garam sedikit, boleh banget dicoba biar rasanya makin kaya.



































