Ayam goreng viral baru 2 tahun sudah 5 outlet
Gak heran Ayam Goreng Malabar baru buka 2 tahun sudah punya 5 outlet karena memang seenak itu apalagi sekarang menunya makin bervariasi. Ini tipe ayam goreng ala Jakarta yang garing di luar, juicy dan bumbunya meresap.
Outlet Ayam Goreng Malabar:
~Oro-oro Dowo Malang
~Taman Sulfat Malang
~Ksatrian SKI Malang
~MOG Lt.3 Malang
~GWalk Citraland Surabaya Barat
⏰11.00-22.30
Pertama kali dengar Ayam Goreng Malabar itu dari teman yang bilang, “Ini ayam goreng viral banget, cabangnya sudah 5 padahal baru 2 tahun.” Awalnya aku kira cuma hype, tapi setelah nyobain sendiri di outlet Oro-oro Dowo Malang, baru kerasa kenapa bisa se-hits itu. Tipe ayamnya ala ayam goreng Jakarta: kulitnya garing kriuk, tapi dagingnya masih juicy dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Bukan cuma ayam bagian paha atau dada, kamu juga bisa pilih sesuai selera, dan porsi nasinya termasuk cukup mengenyangkan. Yang bikin aku suka, rasa gurih dan bumbunya bukan tipe yang bikin enek, jadi masih aman kalau dimakan bareng lauk lain. Selain ayam, ternyata menu di Ayam Goreng Malabar juga makin beragam. Di menu tertulis ada udang saos mentega, cumi saos mentega, tumis selada, tumis sawi, tumis genjer, sampai kol goreng. Kalau datang ramean, enak banget bisa model sharing, pesan ayam goreng sebagai lauk utama lalu tambah sayur tumis atau kol goreng biar nggak terlalu berat. Untuk kamu yang sering keliling kuliner Malang, cabangnya gampang ditemuin: di Oro-oro Dowo, Taman Sulfat, Ksatrian SKI, dan MOG Lt.3. Kalau lagi ke Surabaya Barat, ada juga di GWalk Citraland, jadi tetap bisa ikutan cobain ayam goreng viral ini. Jam bukanya dari sekitar 11.00 sampai 22.30, jadi cocok buat makan siang, makan malam, atau sekadar nongkrong sambil ngemil ayam. Menurutku, yang bikin Ayam Goreng Malabar cepat berkembang sampai 5 outlet itu kombinasi rasa yang konsisten, harga yang masih ramah di kantong, dan pilihan menu barunya yang lengkap. Buat pencinta ayam goreng yang pengin cari alternatif baru selain fast food biasa, tempat ini bisa banget masuk list kuliner wajib kalau lagi di Malang atau Surabaya.