2025/10/10 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali nonton Prometheus (2012), jujur aku kira ini cuma prekuel Alien biasa. Tapi ternyata film ini jauh lebih dalam, apalagi soal penemuan fosil alien dan klaim kalau mereka itu pencipta umat manusia. Buat kamu yang lagi cari info soal film Prometheus sebelum nonton, atau habis nonton tapi masih bingung, ini sedikit penjelasan plus pendapat pribadi. Secara garis besar, Prometheus berkisah tentang sekelompok ilmuwan yang menemukan petunjuk kuno di berbagai peradaban di Bumi. Petunjuk itu mengarah ke satu koordinat di luar angkasa. Mereka menganggap ini sebagai “undangan” dari makhluk yang mungkin menciptakan manusia. Makhluk raksasa inilah yang sering disebut Engineer di film. Di opening, kita lihat sosok pria raksasa yang minum cairan misterius hitam di dekat air terjun. Cairan itu menyebar ke seluruh tubuhnya, membuat sel-selnya terurai, dagingnya hancur, bahkan DNA-nya larut dalam sekejap. Dari adegan ini, film seakan nunjukkin bahwa kehidupan di Bumi terbentuk dari DNA makhluk tersebut yang menyatu dengan lingkungan, seolah mereka sengaja “mengorbankan diri” untuk menciptakan kehidupan baru. Lalu, 4 miliar tahun kemudian, para ilmuwan manusia menemukan bukti keberadaan para Engineer lewat ekspedisi ke planet yang mereka kira rumah para pencipta. Di sinilah elemen horor sci-fi-nya mulai kerasa. Mereka masuk ke sebuah struktur mirip kuil, menemukan helm dan kepala Engineer yang sudah mati, lalu membawanya kembali ke kapal untuk diteliti. Saat helmnya dibuka, mereka kaget karena jaringan di tengkorak itu masih bisa bereaksi. Bagian yang paling bikin merinding menurutku adalah ketika kepala Engineer itu diberi arus listrik. Perlahan tengkorak tersebut mulai menumbuhkan jaringan baru, otot dan kulit seakan hidup kembali. Beberapa detik kemudian, wajah raksasa itu menunjukkan ekspresi sangat menyakitkan, mata terbuka, seperti bangkit setelah tidur miliaran tahun. Tapi eksperimen kebangkitan ini gagal, kepala Engineer meledak dan mengeluarkan cairan hitam seperti sirup dengan bau busuk, memenuhi ruangan. Adegan ini bikin aku mikir kalau manusia di film ini memang "kebablasan" dalam mengejar ilmu. Meskipun kepala itu hancur, para ilmuwan tetap mengambil sampel DNA-nya. Di sinilah momen penting Prometheus: ketika DNA alien (Engineer) dicocokkan dengan DNA manusia, hasilnya sangat mirip. Hal ini digunakan di film sebagai bukti bahwa mereka adalah pencipta umat manusia. Buat yang penasaran sama teori asal usul manusia versi Prometheus, poin ini yang paling sering jadi bahan diskusi. Kalau kamu suka film yang bukan cuma nampilin monster dan jump scare, tapi juga nyentuh tema penciptaan, agama, sains, dan ego manusia, Prometheus lumayan wajib tonton. Jangan berharap jawaban lengkap, karena banyak hal sengaja dibiarkan misterius. Tapi justru itu yang bikin seru: setelah nonton, kamu bakal kepikiran soal siapa sebenarnya para Engineer, apa tujuan cairan misterius itu, dan kenapa mereka seolah berniat memusnahkan ciptaannya sendiri. Buat yang baru mau mulai, saran pribadi: tonton Prometheus dulu, baru lanjut ke Alien: Covenant, supaya urutan kisah para Engineer dan eksperimen mereka dengan cairan hitam ini lebih nyambung. Dan kalau kamu tertarik sama detail kecil kayak tulisan di dinding, ruang penyimpanan kepala, sampai reaksi DNA alien ketika diproses di lab, coba nonton sambil fokus, jangan cuma dijadiin background noise. Ada banyak petunjuk kecil yang bikin film ini makin menarik buat dibahas ulang.