kasih cinta buat anak kecil itu dulu ya #ternyatasejakkecilakuhanyaingindicintai
Sebagai seseorang yang sudah dewasa, saya mulai menyadari bahwa di dalam diri kita semua, ada bagian kecil yang masih sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian—anak kecil yang belum sepenuhnya merasa dicintai. Serupa dengan konsep yang diungkapkan dalam artikel ini, saya belajar bahwa penting untuk memelihara dan memberi cinta pada bagian ini terlebih dahulu. Pengalaman pribadi membuat saya menyadari bahwa tanpa memenuhi kebutuhan emosional dan cinta pada diri sendiri terlebih dahulu, saya sering kali merasa kekosongan meskipun memiliki pasangan yang sayang. Rasanya seperti ada tangki yang tidak pernah terisi, sehingga mengharapkan pasangan untuk memenuhi semua kekosongan tersebut hanya membuat hubungan menjadi berat dan tidak sehat. Mendedikasikan waktu untuk memahami dan merawat 'anak kecil' dalam diri sendiri dengan memberi perhatian, menyayangi, dan menerima kekurangan adalah langkah awal yang sangat membantu. Misalnya, dengan memberi afirmasi positif, merangkul diri sendiri dalam kondisi sulit, atau bahkan menikmati aktivitas yang membuat bahagia tanpa bergantung pada orang lain. Setelah 'tangki cinta' itu terisi, saya merasakan perbedaan besar dalam cara saya berinteraksi dan mencintai pasangan serta orang-orang di sekitar. Cinta yang saya berikan menjadi lebih tulus dan tidak penuh tuntutan. Jadi, jangan ragu untuk mengutamakan kasih sayang pada diri sendiri terlebih dahulu, karena dari situ cinta yang sehat dan sejati akan mengalir ke hubungan lain secara alami.
