kata siapa hidup di desa lebih hemat?

halo temen-temen semua, hayooo siapa disini yang tinggal di kota, sering bilang kalo di desa lebih enak dan murah? 😁

jawabannya nggak juga ya temen-temen, karena di desa meskipun untuk bahan pokok itu lebih murah, dan sering punya kebun sendiri, tapi di desa banyak sekali tradisi dan acara yang tiap per acara nggak cukup 1 juta. 🥲🥲😌😌

meskipun terlihat indah dan asri, tapi percayalah kalian akan pusing kalo berhadapan dengan hajatan, tahlilan, 7 harian orang meninggal, 40 harian orang meninggal,100 harian orang meninggal, 1000 harian orang meninggal, itu semua......... Butuh duit😰😭😭😭.

karena aku anak desa, dan sekarang ikut suami di kota jadi aku bisa rasain perbedaan keduanya..

kalau kamu, lebih tim desa apa kota?

jawab di kolom komentar ya😊😊

#RelationshipStory #Lemon8 #lemon8irt

2025/9/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSelain biaya tradisi yang kerap menjadi beban di desa, kamu juga perlu mempertimbangkan faktor lain saat menilai hemat atau tidaknya hidup di desa. Misalnya, akses transportasi yang sering kali terbatas memaksa warga desa menyiapkan dana lebih untuk perjalanan ke kota jika ada kebutuhan penting. Selain itu, fasilitas kesehatan dan pendidikan yang terbatas bisa menjadi alasan pengeluaran mendadak kalau harus berobat atau sekolah anak ke luar desa. Aku pernah merasakan betul bagaimana di desa, walau bahan makanan bisa diperoleh dari kebun sendiri, tapi keharusan berpartisipasi dalam berbagai acara adat dan sosial menuntut pengeluaran yang tidak sedikit. Tidak hanya uang, tenaga dan waktu juga harus disisihkan. Kadang, ini membuat orang desa merasa terbebani secara finansial dan mental. Sedangkan di kota, walaupun harga kebutuhan pokok cenderung lebih mahal, fleksibilitas dan kemudahan akses layanan membuat pengeluaran bisa lebih terencana. Misalnya, kamu bisa memilih fasilitas kesehatan yang sesuai kemampuan dan waktu, serta tidak terlalu sering ikut acara sosial dengan ritme yang berbeda dari desa. Jadi, hemat atau tidaknya hidup di desa itu relatif dan tergantung pada gaya hidup serta kebutuhan masing-masing. Kalau kamu tinggal di desa, pasti paham bagaimana cara mengelola keuangan agar tetap seimbang meski sering ada biaya tak terduga dari acara sosial. Setiap tempat punya kelebihan dan kendalanya, yang penting kita bisa bijak mengatur pengeluaran sesuai kondisi. Kalau kamu sendiri bagaimana? Lebih suka dan merasa lebih hemat tinggal di desa atau di kota? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar!

Cari ·
bekal anak kos simple cepat

12 komentar

Gambar Enoparastya
Enoparastya

iya bnr lagi beb. klo di desa / perkampungan tahlilan tuh gede bgt biayanya. padahal kan keluarga lagi berduka tapi biaya jorjoran bgt, malah pusing biaya acara tahlilan😭

Lihat lainnya(1)