... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali beresin dapur sendiri, aku baru sadar kalau kunci dapur rapi itu ada di pilihan rak dan cara nyimpennya. Bukan cuma soal estetik, tapi juga soal fungsi. Apalagi kalau dapurnya kecil, setiap sudut harus dimanfaatin, termasuk kolong dapur.
Buat kamu yang lagi bingung cari rak piring kolong dapur, coba ukur dulu tinggi dan lebar kolongnya. Dari situ baru deh sesuaikan mau pakai rak susun besi, rak tarik (semacam laci), atau rak gantung yang nempel di bagian atas kolong. Aku pribadi suka rak susun 2–3 tingkat buat piring dan mangkuk, jadi cucian piring bisa langsung ditaruh di situ setelah kering, nggak numpuk di atas sink.
Untuk rak alat masak, aku usahakan pisahin antara alat goreng, alat baking, dan alat potong. Di satu rak khusus alat masak harian, aku taruh spatula, sutil, sendok sayur, penjepit, pokoknya yang sering banget dipakai. Supaya nggak berantakan, aku pakai container kecil tanpa tutup di dalam rak, jadi tiap jenis alat punya “rumah” sendiri. Pas mau masak, tinggal tarik satu rak, semua alat kelihatan jelas.
Rak alat dapur lain seperti buat bumbu dan bahan kering juga penting banget. Aku pakai rak kecil bertingkat yang ditaruh dekat kompor. Bumbu harian seperti garam, gula, merica, kaldu bubuk ada di tingkat paling depan dan mudah dijangkau. Bumbu yang jarang dipakai aku taruh di tingkat belakang atau bagian atas. Biar makin rapi, semua bumbu aku masukin ke botol seragam dan dikasih label, jadi nggak salah ambil.
Kolong dapur juga bisa jadi area penyimpanan tersembunyi tapi fungsional. Selain rak piring kolong dapur, kamu bisa taruh rak untuk stok minyak, tepung, atau peralatan besar seperti panci dan wajan. Tipsnya, pakai rak yang bisa ditarik keluar (pull-out) kalau memungkinkan, supaya nggak perlu jongkok terlalu dalam cuma buat ambil satu panci.
Jangan lupa manfaatin dinding dapur. Aku pasang beberapa hook dan rel gantung buat nyantolin spatula, sendok sayur, atau saringan. Alat yang keliatan di dinding ini biasanya yang dipakai tiap hari, jadi hemat waktu dan hemat ruang rak juga.
Terakhir, rajin-rajin decluttering. Alat dapur yang sudah jarang dipakai, dobel-dobel fungsinya, atau sudah rusak mending dikeluarkan. Setelah aku kurangi isi rak alat masak dan rak alat dapur, dapur terasa jauh lebih lega dan nggak bikin pusing setiap kali mau masak. Sedikit usaha beres-beres, tapi efeknya kerasa banget di aktivitas harian.
MW semua sama yng pasti kan butuh dana nya...kalau duit pas"an seperti nya blm bs, yng penting disusun rapih udh Alhamdulillah, apa" tu kalo MW bgs bersih dan rapih butu danakan...!!!
Rapi dan Aesthetic,sepertinya kalo dah punya dana lebih bisa dipraktekkan ini🥰👍