Cara kurangin gula dan gorengan saat puasa ala aku
Hai teman-teman lemon semua 🍋💛balik lagi sama aku
Aku mau sharing sedikit yaa…
Dulu waktu masih gadis, tiap buka puasa itu rasanya wajib banget minum yang manis-manis
Es sirup, es teh manis, gorengan banyak banget… pokoknya balas dendam setelah seharian puasa.
Tapi hasilnya?
Bukannya segar, malah sering lemes, capek, dan nggak kuat sampai malam 🥲
Sekarang aku pelan-pelan belajar ngurangin. Bukan nggak boleh yaa, tapi lebih dikontrol.
✨ Datang ke meja buka jangan langsung kalap
Minum air putih dulu + 1–3 kurma, tunggu 5–10 menit
✨ Ubah mindset
Bukan “harus manis”, tapi “boleh manis secukupnya”
✨ Sedia alternatif
Buah dingin, puding low sugar, atau teh tawar hangat
✨ Jangan lupa protein setelah takjil
Biar energi lebih stabil dan nggak gampang drop
Pelan-pelan banget loh adaptasinya. Tapi sekarang badan lebih enak, nggak gampang lemes, dan ibadah juga lebih nyaman 💛
Kalian tim buka manis banget atau sudah mulai dikurangin nih? Cerita di kolom komentar yaa 🍋💛
#RamadhanGuide #TipsLemon8 #PengalamanKu Lemon8Cantik Lemon8_ID Lemon8IRT Lemon8 Family ✨
Saat puasa, godaan untuk mengonsumsi makanan manis dan gorengan memang sangat besar. Namun, pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa mengurangi porsi gula dan gorengan bisa membuat tubuh tetap segar dan kuat sampai malam hari. Salah satu kunci penting adalah menghindari kondisi "kalap" saat tiba waktu buka puasa. Saya selalu mulai dengan minum air putih dan menikmati 1-3 kurma terlebih dahulu, kemudian menunggu sekitar 5-10 menit agar rasa lapar dan nafsu makan tidak berlebihan. Mengubah mindset juga sangat membantu. Daripada merasa harus mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak, saya lebih memilih untuk membatasi porsi gula dengan filosofi "boleh manis secukupnya". Cara ini justru membuat otak lebih mudah menerima perubahan tanpa merasa tertekan. Sebagai pengganti minuman manis seperti es sirup atau teh manis, saya lebih sering memilih air kelapa, infused water, atau teh tawar hangat yang menyegarkan namun rendah gula. Untuk camilan, pilihan buah dingin atau puding low sugar sangat direkomendasikan agar tetap mendapatkan rasa manis alami tanpa berlebihan gula tambahan. Saya juga menambahkan asupan protein setelah takjil, seperti telur, tahu, tempe, atau ayam. Protein membantu menjaga energi tetap stabil dan mencegah penurunan gula darah yang tiba-tiba sehingga saya tidak cepat merasa lemas. Rasio pola makan saya selama puasa adalah 80% makanan sehat dan hanya 20% saja untuk camilan seperti gorengan atau makanan manis, sehingga tidak stres namun tetap terkendali. Pengalaman ini membuat saya lebih nyaman dalam menjalankan ibadah puasa dengan tubuh yang lebih bugar dan energi yang terjaga. Bagi yang ingin mencoba, penting untuk melakukannya secara bertahap dan tidak memaksa diri langsung berubah drastis. Seiring waktu, tubuh akan beradaptasi dan kebiasaan baru ini menjadi lebih mudah dijalankan.




aku minum teh anget kak tapi gak lupa bakwannya 🤩🥰