Ini Kebiasaan Rutin Sepele yang Bisa merusak iman

Hai teman-teman lemon semua 🍋💛, balik lagi sama aku. Kali ini aku mau sharing tentang kebiasaan sepele yang mungkin sering kita lakuin, tapi ternyata bisa merusak iman!

Nah, dari beberapa poin yang udah aku sebutin tadi, menurut kalian mana yang paling sering kalian lakukan? 🤔

Kalau aku sih mungkin belanja impulsif 😭 Kadang awalnya cuma scroll-scroll iseng, eh malah checkout barang yang pas sampai rumah ternyata nggak kepakai sama sekali. Jadinya mubazir deh 🥲

Nah kalau kalian gimana? Boleh banget sharing di kolom komentar, atau tambahin kebiasaan lain yang menurut kalian juga sering bikin rugi tanpa sadar 👇🏻

See you next time, bye-bye 💛

#MyJourney #TipsLemon8 #DiskusiYuk Lemon8_ID Lemon8IRT Lemon8 Family ✨

5/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam kehidupan sehari-hari, saya sering menyadari bahwa hal-hal kecil yang tampak sepele ternyata berdampak besar pada kondisi iman kita. Misalnya, ikut komentar nyinyir atau ghibah di media sosial — dulu saya pikir itu hanya basa-basi, tapi ternyata bisa mengikis pahala dan membuat hati mudah menilai buruk orang lain. Selain itu, saya juga pernah mengalami sulitnya mengatur waktu sholat ketika sedang fokus pada deadline pekerjaan atau terus menerus scrolling konten di ponsel. Kebiasaan menunda-nunda sholat ini ternyata membuat hati terasa berat dan menjauh dari Allah. Mengeluh berlebihan, seperti saat cuaca panas atau keadaan yang kurang nyaman, juga cukup sering saya lakukan. Namun, saya mulai belajar untuk bersyukur dan menerima ketetapan waktu dengan ikhlas, karena mengeluh sama saja mengeluhkan Sang Pencipta waktu. Satu hal yang juga tidak kalah penting adalah menjaga privasi hubungan dan tidak membagikan masalah rumah tangga di media sosial. Saya melihat banyak orang yang terjebak dalam sad fishing demi mendapatkan perhatian, padahal hal tersebut bisa merusak kepercayaan dan ketentraman keluarga. Di samping itu, kebiasaan belanja online impulsif pun pernah saya alami. Awalnya hanya iseng scroll, akhirnya membeli banyak barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan dan akhirnya mubazir. Saya belajar untuk lebih bijak dan mengontrol hawa nafsu agar tidak terjebak dalam pemborosan yang sia-sia. Terakhir, saya perhatikan juga ada kecenderungan merendahkan orang lain dalam hati, seperti merasa diri lebih baik atau menghakimi penampilan orang. Ini adalah salah satu penyakit hati yang tidak boleh diremehkan karena bisa menghanguskan amal kebaikan kita. Sebagai pengingat, QS. Al-Hujurat ayat 12 mengajarkan kita untuk menjauhi prasangka buruk dan menghindari mencari-cari kesalahan orang lain. Melalui pengalaman ini, saya sadar bahwa menjaga iman bukan hanya soal ritual ibadah, tapi juga bagaimana kita berperilaku sehari-hari, mulai dari pikiran, perkataan, hingga tindakan kecil. Semoga kita semua bisa lebih sadar dan memperbaiki kebiasaan agar iman tetap kokoh dan hati senantiasa dekat dengan Allah.

Cari ·
merawat badan kering dan kusam

2 komentar

Gambar Alvi Suryani
Alvi Suryani

duh pernah mengeluh cuaca kayak sekarang panas

Lihat lainnya(1)