... Baca selengkapnyaSebagai orang yang suka ngikutin Martin Cortis, aku juga sering banget kepo hal-hal kecil tentang dia. Dari foto-foto studio dan visual-nya, terutama yang vibe-nya industrial dengan jaket gelap, celana hitam bergaris reflektif, sampai pose tanda peace, kita sebenarnya bisa nebak cukup banyak soal style dan karakternya.
Buat yang penasaran ukuran sepatu Martin Cortis atau berat badannya, info pastinya jarang banget dibuka resmi. Tapi kalau lihat proporsi tubuhnya di foto stage dan studio, dia kelihatan punya body yang cukup proporsional, nggak terlalu bulky tapi juga nggak kurus banget. Dari cara dia duduk dan berdiri di foto, kelihatan kalau dia nyaman dengan gerakannya sendiri, jadi kemungkinan dia cukup memperhatikan posture dan outfit biar pas di kamera dan di panggung.
Soal warna rambut asli Martin Cortis, ini juga pertanyaan yang sering muncul. Di beberapa foto dia pakai rambut pirang runcing yang cukup mencolok, apalagi di studio photo dengan lighting terang. Tapi biasanya idol atau performer kayak dia punya warna rambut asli yang lebih gelap, lalu di-bleaching atau diwarnai buat kebutuhan konsep. Jadi jangan kaget kalau di comeback atau photoshoot lain kamu lihat warna rambutnya berubah lagi.
Warna mata Martin Cortis di foto-foto close-up juga menarik. Di beberapa selfie dan visual shoot, matanya kelihatan tajam dan tegas, cocok sama konsep industrial atau edgy yang sering dipakai. Kadang lighting studio bikin warnanya tampak lebih terang, tapi di foto dengan cahaya natural bisa jadi kelihatan lebih gelap. Efek lensa kontak juga mungkin dipakai, terutama buat konsep tertentu biar visualnya lebih kuat.
Kalau ngomongin "martin cortis visual" dan "martin cortis icon", menurutku salah satu poin kuatnya itu ekspresi. Di satu foto dia bisa kelihatan serius, tatapan lurus ke kamera, terus di foto lain dia santai banget sambil bikin tanda perdamaian. Pergantian ekspresi ini bikin dia kelihatan punya sisi cool dan sisi playful sekaligus, yang jadinya ikonik di mata fans. Itulah kenapa banyak yang cari selfie atau stage photo-nya, karena dari situ kelihatan banget auranya.
Tentang sifat Martin Cortis, memang nggak bisa dinilai cuma dari foto. Tapi dari cara dia pose, gesture tangan, dan gaya berpakaian, kebayang kalau dia tipe yang percaya diri dan cukup nyaman bereksperimen dengan look. Jaket denim gelap dengan patch, tank top hitam, sampai aksesori seperti tindik hidung dan anting-anting nunjukin dia nggak takut tampil beda.
Latar belakang Martin Cortis di foto-foto yang kesannya industrial, dengan gulungan kain hitam dan suasana studio, bikin kesan bahwa konsepnya sengaja dibuat bold dan sedikit edgy. Menurutku ini cocok banget buat mendukung image "photoism Martin", di mana setiap frame berasa kayak potongan cerita. Bahkan ketika dia cuma duduk menatap kamera dengan ekspresi serius, vibe-nya tetap kuat.
Buat yang sering dengar "Martin play the beat", biasanya ini nyambung ke performance atau konsep panggungnya. Stage photo Martin Cortis sering menangkap momen pas dia lagi totalitas dalam beat, entah lewat gerakan atau ekspresi. Kalau kamu biasa koleksi foto panggung, kamu bakal sadar bedanya aura dia di stage photo dibanding studio photo: yang satu lebih liar dan energik, yang satu lagi lebih terkontrol dan artistik.
Terakhir, soal nama panggilan Martin Cortis, fans biasanya suka bikin panggilan lucu atau singkat, misalnya cukup "Martin" atau versi imut tergantung fandom masing-masing. Hal-hal kecil kayak gini yang bikin hubungan fans dan idol terasa dekat. Dan tiap kali ada photo baru—baik selfie, studio, maupun stage—fans jadi punya bahan baru buat dibahas, dari warna mata, rambut, sampai outfit yang dipakai.