Trend lama tapi baru lewat, kelewat sebulan 😁 tapi ora popo yee best yang penting make up 😜😜 dibuang sayang soalee😁
Dalam menjalani tren makeup, terutama makeup transisi, sering kali kita menghadapi berbagai komentar, baik positif maupun negatif. Saya pernah mengalami dihina karena hasil makeup yang dianggap jelek, seperti yang terlihat dari beberapa komentar "Dihina Karena Hasil", "Makeupnya Jelek :(", dan "Masih Dihina Karena Hasil Makeupnya". Namun, hal itu tidak membuat saya berhenti bereksperimen. Saya mencoba untuk mengambil sisi positif dari kritik tersebut sebagai motivasi untuk memperbaiki teknik dan mengekspresikan gaya pribadi. Salah satu cara yang saya lakukan adalah dengan memanfaatkan aplikasi editing seperti CapCut untuk membuat video tutorial atau estetika makeup yang menarik, yang juga membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan. Berikut beberapa tips yang saya pelajari selama mencoba makeup transisi: 1. Jangan takut mencoba gaya baru, meskipun terlambat mengikuti tren. 2. Gunakan alat bantu digital untuk mengasah kemampuan makeup dan membuat konten kreatif. 3. Ambil kritik sebagai masukan yang membangun, bukan sebagai penghalang. 4. Pilih produk makeup yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan tujuan tampilan. Dengan semangat dan konsistensi, pengalaman saya dalam makeup transisi makin bertambah dan saya bisa lebih percaya diri membagikannya kepada teman-teman lewat media sosial. Yuk, semangat berkreasi dan jangan takut tampil beda!
