YUHUUUU💗

Sesungguhnya pernikahan adalah sunnah Rasul ﷺ.

Dan kini, undanganmu bisa lebih mudah tersampaikan dengan Undangan Digital Islami 💍✨

Praktis, elegan, dan penuh makna.

#undangan pernikahan #Lemon8 #fyplemon

2025/8/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku dulu juga sempat bingung waktu mau bikin undangan pernikahan, terutama bagian cara mengundang guru. Rasanya nggak enak kalau cuma disamain dengan tamu lain, karena jasa guru itu besar banget dalam hidup kita. Apalagi kalau undangannya pakai format undangan digital Islami, pengennya tetap sopan, penuh adab, dan nggak kaku. Biasanya, aku mulai dengan salam yang baik. Misalnya: "Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dengan penuh hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu Guru yang kami muliakan untuk berkenan menghadiri acara pernikahan kami." Kata-kata seperti "dengan penuh hormat" dan "yang kami muliakan" penting banget supaya guru merasa dihargai. Kalau guru kamu ustaz/ustazah atau pengajar ngaji, bisa juga ditambah: "Atas berkah dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta'ala, tanpa mengurangi rasa hormat, kami memohon doa restu dan kehadiran Bapak/Ustaz/Ustazah…" Di undangan digital, teks ini biasanya aku letakkan di bagian khusus, misalnya: "Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru di Tempat" Jadi tetap mirip undangan fisik, hanya saja tampil di layar HP. Apalagi kalau desain undangan digital kamu sudah Islami, ada salam Arab seperti "السلام عليكم ورحمة الله وبركاته" dan ayat tentang pernikahan, nuansa hormat ke guru jadi makin terasa. Kalau guru kamu cukup dekat dan kamu biasa memanggil dengan panggilan tertentu (misal: Bapak Aqip Shidiq, Bapak Andriyanto, dsb.), di pesan personal WhatsApp bisa ditulis lebih spesifik: "Kepada Yth. Bapak Aqip Shidiq, guru yang kami hormati. Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak untuk menghadiri akad dan resepsi pernikahan kami…" Tips dari aku: 1. Selalu awali dengan salam. 2. Cantumkan frasa hormat, seperti: "tanpa mengurangi rasa hormat", "yang kami hormati/muliakan". 3. Jangan lupa minta doa restu, bukan hanya kehadiran. 4. Kalau undangan digital, kirim link undangan disertai pesan pribadi, jangan cuma kirim link saja. Contoh kalimat lengkap yang bisa kamu pakai: "Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Atas berkah dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud memohon doa restu serta mengundang Bapak/Ibu Guru yang kami muliakan untuk menghadiri acara pernikahan kami. Kehadiran dan doa Bapak/Ibu akan menjadi kebahagiaan dan keberkahan bagi kami." Kamu bisa sesuaikan nama guru, tanggal, dan tempat sesuai acara kamu. Menurutku, yang paling penting bukan kata-kata yang terlalu rumit, tapi adab, rasa hormat, dan niat baik waktu mengundang. Dengan undangan digital Islami yang praktis, elegan, dan penuh makna, plus teks yang sopan, insya Allah guru-guru kamu akan senang dan merasa dihargai.