IRT Coba Tenang Lagi
Ceritaku kali ini tentang proses kecil yang kadang nggak kelihatan:
belajar tenang lagi, setelah pernah remuk berkali-kali, pernah keliru menyikapi sesuatu, dan pernah salah mengambil keputusan.
Ternyata, tenang itu bukan hadiah dari hidup yang sempurna, tapi hasil dari hati yang mau berdamai. Jadi kalau hari ini kamu masih belajar tenang, nggak apa-apa kok. Kita belajar tenang, pelan-pelan aja ya 🍃
Kamu lagi belajar tenang juga nggak, bestie?
Cerita sedikit di kolom komentar yuk.
Siapa tahu kata-katamu jadi pelipur hati bestie kita yang lain ☕🤍
Kadang ada masa di hidup yang rasanya cuma bisa bilang: hidup segan, mati pun enggan. Bangun pagi masih capek, malam susah tidur, tapi tetap harus jalan karena ada tanggung jawab sebagai istri, ibu, dan diri sendiri. Aku pernah di fase itu, dan jujur, rasanya hampa banget. Sebagai IRT, hari-hariku kelihatan biasa aja dari luar: beresin rumah, masak, jagain anak, nemenin suami. Tapi dalam hati, sering berantakan. Di titik itu, aku pelan-pelan belajar kalau ketenangan bukan nunggu semua masalah selesai dulu, tapi mulai dari hal kecil yang bisa aku pegang hari ini. Satu hal sederhana yang aku lakukan: beres-beres rumah dengan sadar. Misal, waktu lipat baju atau nyapu, aku pakai momen itu buat ngomong baik ke diri sendiri: "Aku sudah berjuang sejauh ini", "Aku berharga walau nggak sempurna". Keliatan sepele, tapi bikin hati nggak sekosong dulu. Aku juga belajar buat nggak buru-buru sembuh. Dulu aku kesal sama diri sendiri karena kok masih gampang nangis, masih gampang kepikiran. Sekarang aku izinin diri buat nangis, tapi sambil bilang ke diri sendiri: "Nangis nggak bikin kamu gagal, kamu tetap berharga". Ternyata, tenang itu bukan berarti nggak pernah nangis, tapi bisa nangis tanpa benci sama diri sendiri. Kalau kamu lagi di fase "hidup segan mati pun enggan", mungkin bisa coba mulai dari hal-hal kecil yang dekat sama kamu: - Rapihin satu sudut rumah yang bikin kamu lebih lega lihatnya. - Tulis uneg-uneg di kertas, lalu simpan di tempat aman, seolah kamu nitipin beban itu sebentar. - Coba duduk dekat jendela dengan secangkir minuman hangat, tarik napas pelan, lihat keluar, dan ucapin satu kalimat lembut buat diri sendiri. Pelan-pelan aku sadar, kita nggak harus kelihatan kuat setiap hari. Ketenangan datang sedikit demi sedikit saat kita berani jujur: "Aku capek, tapi aku tetap mau hidup dan berproses". Kalau kamu lagi merasa kosong, kamu nggak sendirian. Boleh banget ceritain sedikit di kolom komentar, siapa tahu kata-kata kamu jadi penguat buat orang lain yang juga lagi berjuang diam-diam.





🥰 tarik nafas ...berpikir lebih slow ya kak...