... Baca selengkapnyaDi tempatku, buah ini dikenal sebagai buah setui atau buah sentul. Waktu aku upload fotonya, banyak yang kaget karena di daerah mereka namanya beda-beda. Ada yang bilang ini buah setung, ada yang nyebut buah settung, setol, setoi, sampai buah suntu atau sontu. Padahal, bentuknya ya itu-itu aja: bulat, kulitnya agak tebal, daging buahnya menempel di biji dan biasanya dimakan dengan cara diisap.
Kalau soal rasa, menurutku buah sentul ini unik banget. Ada yang manis-asam seger, ada juga yang cenderung asam banget sampai enak kalau dijadiin rujak atau manisan. Di foto yang aku upload, buahnya sudah dikupas dan sebagian diiris, jadi kelihatan jelas tekstur daging buahnya. Biasanya aku cuma cuci bersih, kupas kulit luar, lalu langsung dimakan dengan cara disedot dari bijinya. Kadang dikasih sedikit garam dan cabai biar berasa kayak rujak.
Banyak orang juga penasaran sama khasiat buah sentul. Dari yang aku baca dan dengar dari orang tua, buah sentul dipercaya bagus buat pencernaan karena seratnya lumayan tinggi. Ada juga yang bilang bisa bantu badan terasa lebih segar dan nggak gampang lemas. Beberapa teman cerita, waktu kecil mereka sering makan buah ini kalau lagi musim karena kata orang tua "biar perut nggak sembelit". Memang sih, setelah sering makan, aku pribadi merasa buang air lebih lancar.
Selain dimakan langsung, di kampungku buah sentui sering diolah jadi manisan. Caranya sederhana: buah sentul dikupas, dipisah dari bijinya, lalu direndam di larutan gula, kadang ditambah cabai atau asam. Rasanya jadi manis-asam pedas, cocok banget buat cemilan. Ada juga yang bikin sirup dari daging buah sentul yang sudah direbus dan disaring, katanya segar diminum dingin siang-siang.
Yang menarik, tiap daerah punya nama sendiri untuk buah yang sama. Ada yang tahunya cuma sebagai "sentul buah", ada yang bilang ini "setol buah". Makanya aku penasaran juga, buah sentul dalam bahasa Indonesia yang baku itu sebenarnya apa. Dari beberapa artikel yang aku baca, tetap banyak yang menuliskannya sebagai "buah sentul" saja, jadi kayaknya nama ini sudah cukup umum dipakai secara nasional.
Kalau di tempat kalian, buah ini namanya apa? Setui, sentul, setung, setol, setoi, suntu, atau malah punya nama unik lain lagi? Dan biasanya diolah jadi apa: dimakan langsung, dijadiin manisan, atau rujak? Cerita di kolom komentar bisa banget bantu orang lain yang juga lagi cari tahu tentang buah sentul ini.
kalo di daerah sy di Sulawesi buah settung