payet simple,cocok untuk pemula
bagi yg baru mulai terjun ke duunia jahit menjahit n perpayetan, model payet seperti ini bisa jadi inspirasi utk menambah hiasan baju menjadi lebih cantik n mewah, bisa dikerjakan siapa saja,
Agar payet yg menempel pada baju tidak mudah lepas kunci nya benang harus disimpulkan sebanyak 2 sampai 3 kali/Medan @#LifeBingo #inspirasilemon8 #kebaya #kebaya kartini #ViralOnLemon8
Aku dulu juga bingung pas pertama kali coba memayet, apalagi mau pakai model payet mutiara di baju polos. Ternyata kalau ngerti dasarnya dulu, memayet itu nggak sesulit kelihatannya. Biasanya aku mulai dari menentukan dulu mau payet di bagian mana: dada, leher, atau ujung lengan. Kalau untuk pemula, model payet dada dan leher yang simple itu paling aman. Misalnya, bikin garis mengikuti bentuk leher (round neck atau V-neck). Tinggal gambar tipis pakai pensil kain dulu, baru ikuti garis itu dengan payet mutiara. Untuk baju polos, payet mutiara kecil-kecil sudah cukup bikin keliatan mewah. Cara memayet yang sering aku pakai: 1. Potong benang jangan terlalu panjang supaya nggak gampang kusut. 2. Masukkan 1–3 butir mutiara, sesuaikan model yang mau dibuat. 3. Tusukkan jarum ke kain, tarik benang sampai rapat, lalu simpulkan 2–3 kali di bagian belakang kain supaya payet kuat dan nggak gampang lepas. 4. Kalau bikin model garis di leher, aku isi mutiara sejajar dan rapi, jarak antar mutiara sekitar 0,3–0,5 cm. Kalau mau model payet mutiara yang sedikit lebih rame, bisa ditambah layer kedua di bawah garis leher, jadi kayak bentuk setengah kalung. Di bagian dada, aku suka bikin motif sederhana seperti bunga kecil atau titik-titik tersebar biar baju polos nggak kelihatan kosong. Tips lain: pilih warna benang yang mendekati warna kain supaya jahitannya nggak terlalu kelihatan dari luar. Terus, kalau kainnya tipis, bisa kasih kain pelapis di belakang area yang dipayet biar jahitannya lebih kuat. Intinya, model payet baju polos itu bisa kamu sesuaikan dengan selera, tapi kalau masih pemula, mulai dulu dari pola yang simple. Lama-lama tangan jadi lebih luwes dan kamu bisa coba model payet dada dan leher yang lebih rumit. Yang penting sabar, rapi, dan jangan lupa setiap selesai beberapa payet, benang dikunci dengan simpul supaya hasilnya awet dipakai.