... Baca selengkapnyaBuat yang masih bingung mau mulai dari mana kalau pengin bikin buket kawat bulu simple, aku share versi lengkap dari pengalamanku ya. Aku juga awalnya cuma lihat foto buket bunga pink di internet, terus penasaran: ini bunga apa? kok lucu banget, ternyata itu lily dari kawat bulu.
Pertama soal bahan. Untuk buket bunga kawat bulu lily, aku pakai:
- Kawat bulu (pipe cleaner) warna pink, putih, dan hijau
- Kawat biasa yang agak kuat untuk batang utama
- Selotip bunga atau floral tape (boleh diganti dengan kertas hijau kalau nggak ada)
- Kertas buket warna pink + aksen emas
- Pita untuk pengikat
Untuk satu buket bunga lily kawat bulu, aku biasanya bikin 5–7 tangkai bunga lily. Satu bunga lily aku bentuk dari beberapa helai kelopak, biasanya 5 kelopak. Caranya, satu kawat bulu dipelintir membentuk kelopak memanjang, agak runcing di ujungnya, lalu ditekuk supaya kelihatan natural seperti lily asli. Warna pink dan putih bisa digabung, misalnya bagian tepi kelopak pink, bagian dalam putih.
Bagian putik dan benang sari aku bikin dari kawat bulu kuning atau oranye (kalau nggak ada, aku pakai warna yang paling mirip saja). Dipotong pendek-pendek lalu dijadikan satu di tengah. Setelah itu, kelopaknya dipasang mengitari putik tadi, diikat dengan kawat tipis atau selotip bunga.
Untuk batangnya, aku pasang bunga tadi di ujung kawat yang lebih tebal, lalu seluruh batang aku bungkus dengan floral tape hijau sampai rapih. Daunnya juga bisa dibuat dari kawat bulu hijau, dibentuk lonjong memanjang lalu ditempel di batang.
Kalau mau buket bunga kawat bulu pink yang kelihatan manis, aku biasanya pakai kombinasi lily pink dan putih, jadi buket lily kawat bulu keliatan lebih hidup. Biar makin cute, aku tambahin beberapa bunga kecil simple dari kawat bulu sebagai filler, misalnya bentuk bulat-bulat kecil warna pastel.
Setelah semua tangkai bunga jadi, baru disusun seperti buket bunga biasa. Tangkai disatukan, diikat kencang, lalu dibungkus dengan kertas pink beraksen emas (mirip di foto buket bunga pink yang sering muncul di explore). Kertasnya bisa dilipat berlapis-lapis biar buket terlihat lebih mewah.
Kalau kamu nggak mau dijadikan buket, bunga kawat bulu ini juga cantik banget kalau ditaruh dalam pasu/vas kecil sebagai dekorasi meja belajar atau meja kerja. Karena dari kawat bulu, bentuknya bisa diatur ulang, misalnya mau lebih melebar atau lebih tinggi.
Menurutku, kelebihan buket bunga dari kawat bulu itu:
- Nggak layu, bisa disimpan lama sebagai kenang-kenangan
- Warna bisa bebas, dari soft pink sampai warna neon
- Cocok untuk kado ulang tahun, wisuda, atau sekadar hiasan kamar
Kalau kamu lagi cari contoh buket dari kawat bulu, terutama model lily, kamu bisa mulai dari model simple dulu: 3–5 bunga lily pink, sedikit filler, lalu dibungkus kertas polos. Setelah terbiasa, baru coba desain yang lebih ramai seperti di foto buket bunga kawat bulu pink yang aku buat ini.