Evaluasi Diri Dahulu!
Sumber Video Youtube : @MuhammadNuzulDzikri
✨ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri - Evaluasi Diri Dahulu!
Video ini Dimaksudkan Hanya untuk Kindness Media & Self Reminder serta Terinspirasi dari QS 99 : 7 "Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya"
Semoga Bermanfaat & Kita Selalu Dalam Kebaikan Aamiin ya Allah 🤲
Belakangan ini aku lagi sering banget kepikiran soal evaluasi diri. Ternyata, muhasabah itu bukan cuma istilah keren di kajian, tapi benar-benar praktik sehari-hari yang bisa bikin hati lebih tenang. Dari video Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri tentang "Evaluasi Diri Dahulu!", aku jadi sadar kalau sebelum sibuk nilai orang lain, yang harus dicek dulu justru diri sendiri. Salah satu ayat yang paling nyantol di aku itu QS Az-Zalzalah 99:7: "Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." Ayat ini bikin aku ngerasa, ternyata kebaikan sekecil apa pun itu nggak akan sia-sia. Bahkan hal sederhana seperti share konten bermanfaat, mengajarkan satu ilmu kecil, atau cuma mengingatkan teman buat shalat tepat waktu, semua ada timbangannya di sisi Allah. Di video itu juga disinggung tentang keutamaan mengajarkan ilmu. Ada hadits: "Barang siapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." (HR. Muslim 1893). Dari sini aku mulai mikir, ternyata ketika kita share dakwah, posting pengingat, atau ngajarin orang lain walau sekadar hal dasar, pahalanya bisa ngalir terus selama ilmu itu diamalkan. Jadi bukan cuma ustadz atau guru ngaji saja yang bisa dapat pahala mengajarkan ilmu, kita pun bisa mulai dari hal yang kecil. Praktiknya dalam evaluasi diri, aku coba biasain beberapa hal sederhana: 1. Sebelum tidur, tanya ke diri sendiri: hari ini lebih banyak kebaikan atau kelalaian? 2. Catat satu kebiasaan buruk yang pengen diperbaiki, misalnya sering menunda shalat, lalu pelan-pelan dikurangi. 3. Niatkan aktivitas harian jadi ibadah, termasuk hal kecil seperti like, comment, dan share konten yang mengajak kepada kebaikan. 4. Belajar ilmu agama sedikit demi sedikit, lalu bagikan ke orang terdekat dengan bahasa yang lembut. Evaluasi diri itu kadang bikin kita nggak nyaman, karena harus jujur sama kekurangan sendiri. Tapi justru di situ letak keberkahan, karena dari rasa nggak nyaman itu kita terdorong buat berubah. Buatku, nonton kajian singkat seperti yang dibawakan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri jadi semacam "alarm" hati. Bukan cuma nambah ilmu, tapi juga ngingetin kalau hidup ini singkat dan setiap detik ada catatan amal. Kalau kamu juga lagi belajar evaluasi diri, coba mulai dari hal yang paling gampang: perbaiki niat, perbanyak kebaikan kecil, dan jangan remehkan satu pun kesempatan untuk mengajarkan atau menyebarkan ilmu. Siapa tahu, dari satu kalimat pengingat yang kamu bagikan, ada hati yang tersentuh dan berubah — dan pahala itu terus mengalir ke kamu. Semoga kita selalu dalam kebaikan, aamiin ya Allah.



































