... Baca selengkapnyaAku tuh dulu sebel banget tiap cek mutasi rekening, yang keluar malah potongan biaya admin terus. Dari situ mulai cari tahu, ternyata memang ada kok m-banking yang nggak makan biaya admin bulanan, cuma kita harus pilih jenis rekening dan bank yang tepat.
Pertama, soal rekening Tabunganku. Di beberapa bank konvensional, termasuk Bank Jatim dan BRI, Tabunganku itu biasanya bebas biaya admin bulanan. Tapi tetap ada syarat saldo minimal. Di Bank Jatim misalnya, saldo minimal Tabunganku nggak terlalu besar, jadi masih terjangkau buat pelajar atau pekerja baru. Kekurangannya, kadang fitur transaksi dibatasi, jadi sebelum buka, mending tanya CS-nya: apakah Tabunganku bisa dipakai untuk m-banking atau cuma buat nabung saja. Ada bank yang izinkan Tabunganku dipakai di aplikasi mobile banking, ada juga yang batasi.
Untuk BCA, banyak yang nanya: “Apakah BCA Tabunganku bisa buat m-banking?” Dari pengalaman dan cerita teman, ini tergantung kebijakan cabang dan periode. Di beberapa kasus, Tabunganku BCA hanya bisa pakai kartu ATM tanpa akses penuh ke myBCA atau BCA Mobile. Jadi kalau kamu memang butuh akses myBCA mobile banking lengkap, biasanya disarankan pakai jenis tabungan lain, yang memang ada biaya admin tapi fiturnya lebih lengkap.
Kedua, bank syariah seperti BSI. Rekening BSI Wadiah itu salah satu yang cukup populer karena bebas biaya admin bulanan. Aku sendiri pernah pakai BSI dan suka karena konsepnya akad wadiah, jadi saldo aman, dan kartu ATM plus m-banking BSI Mobile tetap bisa dipakai. Tapi kalau soal admin lain-lain, misalnya “admin rekening BSI” atau “bsi ke mandiri admin berapa”, ini beda cerita. Bebas biaya admin bulanan saldo rekening bukan berarti bebas biaya transfer. Kalau transfer dari BSI ke Mandiri atau ke bank lain, biasanya kena biaya sesuai jaringan (BI-FAST, online transfer, dsb). Jadi cek dulu di aplikasinya, biasanya tertera sebelum konfirmasi.
Ketiga, bank digital kayak Jago, OCTO Mobile, dan sejenisnya. Bank digital ini yang paling berasa hemat di aku. Banyak yang menawarkan bebas biaya admin bulanan, nggak ada saldo minimal, bahkan dapat kuota transfer gratis antarbank tiap bulan (misalnya dari Jago ke Mandiri, BRI, BCA, dsb). Aplikasinya juga enak dipakai, logonya jelas, dan fitur "foto rekening" atau tampilan nomor rekening gampang diakses buat kirim ke orang lain. Cocok banget buat kamu yang sering transfer ke beda bank, misalnya “dari BCA ke Mandiri admin berapa” atau “Mandiri ke BRI admin berapa” itu bisa diakali dengan pakai bank digital sebagai perantara supaya lebih murah.
Buat kamu yang pakai Livin’ by Mandiri, BRImo, atau myBCA, biaya administrasi biasanya tergantung jenis rekening. Misalnya jenis rekening BRI tertentu ada biaya admin bulanan lebih tinggi tapi fiturnya lengkap, sedangkan tabungan BRI tanpa biaya admin bulanan (kayak jenis Tabunganku) fiturnya lebih terbatas. Di myBCA juga ada biaya admin rekening tersendiri, jadi jangan lupa cek di tabel biaya di website resmi bank atau di aplikasi.
Tips dari aku:
1. Tentukan dulu prioritasmu: mau 100% bebas biaya admin bulanan atau rela bayar sedikit tapi fitur lengkap.
2. Bandingkan beberapa bank: lihat jenis rekening, biaya admin, dan apakah bisa dipakai di aplikasi m-banking (Livin, BRImo, myBCA, OCTO, Jago, dll).
3. Manfaatkan bank digital: biasanya mereka kasih kombinasi bebas admin + kuota transfer gratis antarbank.
Sejak pindah ke kombinasi Tabunganku + satu bank digital, biaya admin bulananku jauh turun. Jadi yes, m-banking bebas biaya admin itu bisa banget, asalkan kita mau sedikit riset soal jenis rekening dan kebijakan tiap bank.