... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku sempat bingung banget soal rok high waist. Di foto-foto Pinterest keliatan keren, tapi pas dicoba kok malah bikin perut makin kelihatan? Setelah beberapa kali trial and error, akhirnya aku paham kalau kuncinya ada di bahan, potongan, dan paduan atasannya.
Pertama, rok high waist adalah rok dengan potongan pinggang yang jatuh di atas garis pinggang alami, biasanya sedikit di bawah dada. Fungsinya untuk bikin kaki terlihat lebih jenjang dan memberi ilusi tubuh yang lebih proporsional. Buat kamu yang punya bentuk tubuh apple, rok high waist bisa jadi sahabat kalau pilih bahan yang agak tebal dan jatuh, bukan yang super stretch ketat di area perut. Model rok high waist yang wrap skirt atau A-line juga bantu menyamarkan area tengah tubuh.
Bentuk tubuh pear (pinggul lebih besar dari bahu) biasanya cocok banget dengan rok high waist A-line. Pinggang yang naik ke atas bikin fokus pindah dari pinggul ke garis pinggang, sementara model A-line yang melebar lembut ke bawah nggak "mencekik" bagian pinggul. Coba padukan dengan atasan warna terang atau motif di bagian atas, misalnya blus putih ber-detail ruffle, kemeja motif garis, atau knit top yang dimasukkan (tucked-in) ke dalam rok high waist. Ini bikin bahu dan area atas tubuh terlihat lebih seimbang dengan pinggul.
Kalau kamu bentuk tubuh hourglass, rok high waist pensil atau bodycon elastis bisa banget mempertegas lekuk tubuh. Supaya tetap sopan dan nyaman, pilih bahan yang nggak terlalu tipis dan padukan dengan atasan yang fit tapi nggak ketat, misalnya blouse lengan panjang yang dimasukkan ke rok dan ditambah sabuk kecil di pinggang. Rok high waist pensil juga cocok buat look kantor, apalagi kalau dipadukan dengan blazer dan hijab polos.
Untuk bentuk tubuh rectangle (bahu dan pinggul kurang lebih sama lebar, tanpa lekuk jelas), trik utamanya adalah menambah dimensi. Rok high waist plisket, ruffle, atau tiered bisa bikin siluet tubuh terlihat lebih ber-shape. Kamu bisa main motif di rok, seperti floral atau garis vertikal, lalu pilih atasan yang sedikit lebih fit dan dimasukkan ke dalam rok supaya pinggangnya "terbentuk". Cardigan cropped atau jaket pendek di atas rok high waist juga membantu memberi ilusi lekuk.
Buat inverted triangle (bahu lebih lebar dari pinggul), rok high waist dengan model flared, circle, atau maxi flowy bakal bantu menyeimbangkan bentuk tubuh karena volumenya ada di bagian bawah. Pilih rok dengan warna atau pattern yang menarik, lalu atasan yang simpel dan tidak terlalu ramai di bagian bahu. Misalnya, blouse polos dengan lengan jatuh soft, dipadukan dengan rok high waist bermotif.
Nah, soal atasan yang cocok untuk rok A-line, menurutku ini salah satu model rok yang paling fleksibel. Rok A-line high waist bisa kamu padukan dengan:
- Kemeja putih klasik yang dimasukkan ke dalam rok, cocok untuk look rapi.
- Sweater ringan atau knit top, tinggal di-tuck-in sedikit di depan biar pinggang tetap kelihatan.
- Blouse hijabers dengan detail puff sleeve atau ruffle di bahu, tapi seimbangkan dengan rok polos.
Tips terakhir dari pengalamanku: selalu coba kombinasi rok high waist dan atasan di depan cermin penuh. Perhatikan apakah proporsi tubuhmu terlihat seimbang, bukan cuma apakah roknya muat. Kalau kamu merasa bagian atas terlalu "berat", mainkan warna terang di bawah dan warna netral di atas, atau sebaliknya sesuai bentuk tubuhmu. Dengan belajar pelan-pelan soal model rok high waist dan rok A-line yang cocok, kamu bakal lebih percaya diri mix and match OOTD tanpa rasa "aneh" lagi.
gak ada yg cocok smku krna body ku mungil😶