... Baca selengkapnyaBuat kamu yang tinggi badan sekitar 138–150 cm dan sering mikir, “Aku bisa nggak sih pakai kaftan atau gamis tanpa keliatan tenggelam?”, jawabannya: bisa banget. Kuncinya di panjang, potongan, warna, dan styling kecil yang sering disepelein.
Pertama soal panjang dress atau kaftan untuk tinggi 150 cm. Idealnya jatuhnya 1–3 cm di atas mata kaki. Kalau kepanjangan sampai nyapu lantai, badan jadi keliatan makin pendek dan kesan “kebanjiran”. Kalau terlalu pendek, kesannya kayak baju pinjeman adik. Jadi setiap beli kaftan wanita, aku selalu cek ukuran panjang (cm) di size chart, jangan malas tanya ke seller.
Kalau kamu 138 cm–145 cm, biasanya kaftan ready stock di pasaran bakal agak kepanjangan dikit. Aku sering akalin dengan jahit lipatan kecil di bagian bawah (hemming) atau pakai wedges/heels tipis biar jatuhnya pas. Jadi bukan kamu yang salah, tapi bajunya yang perlu disesuaikan.
Sekarang ke model kaftan. Banyak yang cari “kaftan pendek” atau “baju kaftan pendek” karena takut keliatan tenggelam. Sebenarnya boleh banget pilih kaftan yang jatuhnya sekitar mata kaki atau sedikit di atasnya, asal potongannya rapi. Model empire waist (garis pinggang agak di atas, dekat bawah dada) bikin kaki keliatan lebih panjang. Detail lipit vertikal atau jahitan memanjang ke bawah juga bantu ilusi jenjang.
Kalau kamu bertubuh gemuk dan pendek, kaftan tetap aman, asal hindari bahan terlalu kaku dan potongan super lebar tanpa bentuk. Pilih kaftan dengan sedikit bentuk di pinggang (pakai tali serut atau ikat pinggang kecil) supaya badan nggak keliatan kotak. Warna monokrom atau senada dari atas sampai bawah juga bantu banget, misalnya kaftan cokelat, hitam, atau beige. Motif kecil dan vertikal lebih aman dibanding motif besar-besar yang ramai.
Buat yang masih bingung, “Apa itu kaftan?” Kaftan adalah baju longgar mirip gamis atau dress panjang dengan potongan yang biasanya lurus dan simple, kadang berlengan kelelawar. Bedanya dengan gamis biasa, kaftan cenderung lebih flowy dan sering dipakai untuk acara semi formal sampai kondangan, apalagi kalau ada bordir atau detail payet.
Soal sepatu, kalau mau efek tinggi, aku biasanya pakai sandal ujung lancip atau heels tipis. Ujung lancip kasih ilusi kaki lebih panjang, apalagi kalau warna sandalnya mirip warna kulit atau warna kaftan. Hindari sandal yang talinya ngebelah pergelangan terlalu tebal karena bisa “memotong” kaki.
Untuk hijab, pilih yang simple aja, jatuhnya rapi dan nggak terlalu numpuk di bahu. Hijab yang terlalu mengembang bisa bikin bagian atas badan keliatan “berat” dan mengurangi efek jenjang dari kaftan.
Intinya, entah kamu tinggi 138 cm, 145 cm, atau 150 cm, kamu tetap bisa pakai kaftan dan gamis tanpa takut keliatan pendek. Fokus ke: panjang yang pas, potongan yang membentuk proporsi, warna yang aman, dan sedikit styling cerdas. Jangan ragu bereksperimen di depan cermin, foto full body, dan bandingkan. Dari situ lama-lama kamu bakal nemu “model kaftan” yang paling cocok buat badanmu sendiri.