Bunga yg aku lihat di tukang bunga
seneng bgt lihat bunga sm yg ijo ijo 🤏🏻🌱
#TentangKehidupan #PerasaanKu #KerjaDariRumah #tanamanhiasindoor #gardeningwithlemon8
Setiap kali mampir ke tukang bunga, aku selalu merasa lebih tenang. Waktu itu aku lihat deretan pot cantik berisi berbagai tanaman: mulai dari baby rose, pohon lavender, sampai bunga krokot warna-warni. Kalau kamu juga suka lihat tanaman tapi sering bingung, “ini tanaman apa ya?”, aku coba sharing sedikit dari yang aku tahu. Tanaman baby rose ini bentuknya mirip mawar mini. Bunganya kecil-kecil, warna merah muda atau putih, dan biasanya ditanam di pot kecil. Cocok banget ditaruh di teras atau dekat jendela yang kena sinar matahari pagi. Pengalamanku, baby rose perlu sinar matahari cukup dan jangan terlalu sering disiram, supaya akarnya nggak busuk. Kalau rajin buang bunga yang sudah layu, nanti dia bakal cepat keluar tunas dan bunga baru. Lalu ada pohon lavender, yang kelopak bunganya ungu, kadang ada yang cenderung pink pucat atau putih. Wangi lavender ini khas banget, bikin rileks. Banyak orang suka pakai lavender sebagai tanaman pengusir nyamuk alami, walaupun efeknya berbeda-beda di tiap rumah. Tips dari aku, lavender lebih suka media tanam yang porous (gampang kering) dan tempat yang kena matahari, jangan ditaruh di sudut rumah yang terlalu lembap. Aku juga sempat lihat hamparan bunga pukul pagi warna putih dengan tengah kuning gelap. Biasanya bunga ini mekar di pagi hari dan akan mulai menguncup saat siang atau sore. Di kebun tukang bunga, dia kelihatan sederhana tapi manis banget kalau ditanam bergerombol. Buat kamu yang suka halaman penuh bunga, tanaman ini bisa jadi pilihan karena perawatannya gampang dan cepat menyebar. Di satu sudut lain ada tanaman adam hawa variegata, daunnya hijau-ungu dan kelihatan tegas. Tanaman ini sering dipakai sebagai tanaman hias indoor maupun outdoor. Dari pengalamanku, adam hawa termasuk bandel, kuat di berbagai kondisi, asalkan nggak dibiarkan becek terus. Cocok buat pemula yang baru mulai belajar merawat tanaman. Bunga krokot juga menarik perhatian: ada yang pink cerah, ada yang orange, dan daunnya hijau lebat. Banyak orang salah kira ini tanaman liar, padahal krokot hias sekarang lagi cukup populer. Krokot suka banget matahari penuh dan tahan kering, jadi pas banget buat kamu yang sering lupa nyiram. Kalau ditaruh di deretan pot di teras, warnanya bisa bikin rumah kelihatan lebih hidup. Kalau kamu sering ketemu bunga dan spontan mikir, “tanaman apakah ini?” atau “bunga apa saja sih yang gampang dirawat?”, cara mudahnya: foto tanamannya, tanya ke penjual, dan catat nama lokalnya. Aku biasa ngobrol sebentar sama tukang bunga, tanya cara rawat singkat, intensitas matahari, dan seberapa sering harus disiram. Dari situ pelan-pelan jadi hafal mana yang cocok untuk indoor, mana yang lebih baik ditaruh di luar rumah. Buat yang kerja dari rumah, punya beberapa pot baby rose, lavender, atau krokot di sekitar meja kerja bisa banget bantu mood. Rasanya beda ketika sesekali mata istirahat lihat yang hijau-hijau dan bunga kecil yang mekar. Kamu bisa mulai dari satu atau dua pot dulu, pilih yang perawatannya gampang, lalu tambah pelan-pelan kalau sudah merasa cocok dengan ritme nyiram dan ngerawat tanaman di rumah.





