SEDIHNYA MENINGGALKAN IBU YANG LAGI SAKIT😄

Hai bund, dari penghujung oktober ini, benar benar bikin mental down. Dengar kabar ibu sakit, sampai harus masuk ICU di RS. Jarak tempuh sampai beratus Km, butuh waktu 12 jam perjalanan. Bukan hal yang mudah untuk bertemu, bawa baby dan toddler. Kebayang gimana ribetnya kalau naik angkutan umum. Butuh tenaga, waktu dan biaya. Alhamdulillah tetap bisa bertemu. Tapi yang bikin sedih, harus meninggalkan beliau masih dalam keadaan sakit, infus masih terpasang😄

Hati gak pengen dan tega meninggalkan beliau. Tapi faktor kondisi yang sudah punya keluarga sendiri, gak bisa lagi ambil keputusan semaunya kita.

Aku berharap seiring berakhirnya Oktober ini, akan datang kesembuhan di November.

Bund, pernah melewati masa-masa sedih seperti ini?

#TentangKehidupan #IRTAwards #QuotesLemon8 #MitosFakta #WajibTau

2025/10/29 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali dengar kabar ibu sakit dan harus masuk ICU, rasanya dunia langsung runtuh. Apalagi posisi sudah berkeluarga, bawa baby dan toddler, perjalanan jauh, biaya banyak… campur aduk antara sedih, takut, dan bingung harus bagaimana. Aku jadi makin paham betapa beratnya ujian ketika orang tua sakit, apalagi ibu. Di momen seperti ini, aku sering banget cari kata-kata doa untuk ibu yang sedang sakit agar cepat sembuh. Rasanya cuma itu yang bisa sedikit menenangkan hati. Biasanya aku baca: "Ya Allah, sembuhkanlah ibuku. Angkatlah penyakitnya, lapangkan dadanya, kuatkan raganya, dan jadikan sakit ini sebagai penggugur dosa. Beri kami sekeluarga kesabaran dan keikhlasan menerima ujian-Mu. Aamiin." Kalimat sederhana, tapi setiap habis shalat atau tengah malam pas semua tidur, aku ulang-ulang sambil nangis pelan. Ayat QS. Al-Baqarah 155 yang muncul di HP waktu itu berasa kayak teguran lembut: hidup memang gak lepas dari ujian, termasuk sakit, kekurangan, dan kehilangan. Di situ juga aku ingat kalau sakit itu bukan cuma penderitaan, tapi cara Allah menghapus dosa dan mendekatkan hamba-Nya. Buat yang lagi sabar merawat orang tua sakit, terutama ibu yang dirawat di rumah sakit, jangan lupa jaga diri sendiri juga. Capek fisik dan mental itu nyata. Kalau ada kesempatan istirahat, tidur sebentar, makan yang cukup, itu juga ibadah, karena kita butuh tenaga buat terus dampingi orang tua. Ibu harus kuat walaupun sakit, tapi anak juga harus kuat walaupun hati remuk. Kadang kita cuma bisa video call atau kirim pesan karena jarak jauh. Rasanya bersalah banget, seolah "ibu dilarang sakit" dan kita wajib selalu ada. Padahal kenyataannya, kita punya tanggung jawab lain sebagai istri/suami dan orang tua. Di titik ini, aku belajar kalau ikhlas itu artinya tetap berusaha yang terbaik, sambil menerima kalau kita gak bisa ada 24 jam di samping ibu. Kalau bingung mau bilang apa ke ibu yang lagi sakit, aku biasanya kirim kata-kata seperti: "Bu, cepat sembuh ya. Kami semua sayang banget sama ibu. Sakit ini insyaAllah jadi penggugur dosa. Ibu istirahat yang tenang, biar Allah yang kerja menyembuhkan. Kami doakan ibu setiap hari." Kalimat pendek tapi tulus, bisa bikin ibu merasa tidak sendirian. Sesekali kirim foto cucu, suara anak yang manggil "nenek" atau "aki/mbah" juga bisa jadi obat hati. Dan buat yang orang tuanya masih sehat, jangan tunggu mereka sakit dulu baru sayang-sayang. Sempatkan telepon, tanya kabar, atau sekadar kirim chat lucu. Karena ketika sudah di posisi harus meninggalkan ibu di rumah sakit dengan infus masih terpasang, kita baru benar-benar sadar: sehatnya orang tua adalah nikmat yang sering banget kita lupa syukuri.

2 komentar

Gambar Irma Je
Irma Je

kak.. semoga ibunda segera sembuh yaa kak.. kk yg sabar, semangat selalu🄰

Lihat lainnya(1)