Resep dan total belanja

Dpt orderan 35 porsi denga budget 10ribu perporsi..otomatis kita dapat 350

yuk hitung belanja nya

beras 3.5kg(kebetulan aq beli beras 1sak 25kg,,klo d itung ecer,,jatuh nya per kg 12.600) 3.5 x 12600 =44.100

timun 2biji 5.000

gobis ½ 3.000

racik ikan 4.000

wader 2.5kg 70.000

tahu 6.500

tempe 6.000

racik tempe. 2.000. ----140.600

bahan sambal

tomat ½ 7.000

lombok 1ons. 8.000

daun jeruk 0

gulmer 2sdm 800

garam 2sdm. 500

masako 3sdm 1.000----17.300

bungkus

kertas nasi 35 (6000:50x35) 4.200

foam 35 (23.000:100x35) 8.050

plastik sambel (2000:100x35). 700----12.950

minyak kita 2 liter ,,msih nyisa. 34.000

LPG 5.000 ---- 39.000

habis 210.000

alhamdulillah ada sisa 140.000##TipsDariUmurKu #SetujuGak #AkuPernah #TipsLemon8 #ViralTerbaru

2025/12/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam mengelola usaha kuliner, terutama yang berbasis porsi seperti masakan nasi, perencanaan belanja yang tepat sangat krusial agar usaha bisa berjalan dengan efisien dan tetap menguntungkan. Contoh perhitungan ini berdasarkan pengalaman mendapatkan orderan 35 porsi nasi dengan budget Rp10.000 per porsi atau total Rp350.000, dimana biaya bahan dapat dikalkulasi secara detail agar hasil akhir masih menyisakan keuntungan. Langkah pertama adalah menentukan kebutuhan bahan utama, seperti beras, sayuran (timun dan gobis), ikan wader, serta tahu dan tempe sebagai sumber protein tambahan. Harga bahan disesuaikan dengan pembelian grosir, misalnya beras 1 sak 25 kg dengan harga ecer per kg sebesar Rp12.600, sehingga untuk 3,5 kg beras totalnya Rp44.100. Selain itu, perhitungan juga memasukkan racik ikan dan racik tempe sebagai bumbu tambahan agar rasa masakan lebih kaya. Bahan sambal juga penting untuk menambah citarasa yang khas, termasuk tomat, lombok, daun jeruk, gula merah, garam, dan penyedap rasa seperti masako. Biaya sambal diestimasi Rp17.300, yang sudah termasuk bahan dan bumbu perhitungan dalam porsi yang cukup untuk 35 porsi. Tak kalah penting adalah pengemasan yang ramah lingkungan dan efisien. Memilih kertas nasi, styrofoam (foam), dan plastik sambal yang sesuai, dengan biaya sekitar Rp12.950 untuk seluruh kemasan 35 porsi, membantu menjaga kualitas makanan saat disajikan atau dikirim. Selain biaya bahan dan kemasan, jangan lupakan pengeluaran operasional seperti minyak goreng dan gas LPG yang dipakai selama proses memasak. Total minyak goreng dan LPG yang digunakan sekitar Rp39.000, yang sudah termasuk dalam penghitungan final. Rincian total belanja keseluruhan mencapai Rp210.000, sehingga dengan budget Rp350.000 usaha masih mendapatkan sisa Rp140.000 yang menjadi keuntungan atau dapat digunakan untuk biaya lain seperti tenaga kerja dan pengemasan lebih baik. Menghitung secara rinci seperti ini membantu pelaku usaha memastikan bahwa harga jual dan budget pembelian bahan seimbang sehingga bisnis kuliner dapat berjalan lancar tanpa takut merugi. Selain itu, penggunaan bahan lokal dan murah pun menjadi strategi penting untuk menjaga biaya produksi tetap rendah. Semoga ulasan ini dapat menjadi inspirasi dan panduan praktis bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis makanan dengan perencanaan anggaran belanja tepat sasaran.

Cari ·
meal plan defisit kalori seminggu