PASANG VINYL MAHAL ? coba deh baca ini !

Hai hai lemonade

Mau diulang 1000 kali pun , aku tetep mau pasang vinyl dirumah aku

alesan aku pasang vinyl karna lantai dirumah aku blonteng ya guys , kalo mau pasang granit yang sama udah ngerasa capek duluan sama proses renovasinya

Kalo pasang spc ? Duh budget nya juga gak masuk di aku

Jadi menurutku pasang Vinyl solusi terbaik untuk bikin lantai dirumah seragam

BTW selama dirawat dan pemasangannya benar , Vinyl bisa awet sampe bertahun tahun loh !

#lemon8athome #vinylrumah #flooring #rumahminimalis #Rumahidaman

2025/12/9 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSetelah pasang vinyl hampir di seluruh area rumah (sekitar 40m2), aku baru kerasa banget bedanya sama lantai lama. Dulu keramik di rumah aku tuh blonteng, motifnya beda-beda dan bikin ruangan kelihatan rame dan kurang hangat. Sekarang setelah pakai vinyl motif kayu terang, feel ruang keluarga sampai area makan jadi lebih cozy, kayak vibes café gitu. Buat yang lagi mikir, “vinyl mahal nggak sih?” aku spill dikit detail budget-nya. Di aku, luas 40m2 itu habis sekitar 12 box vinyl Varnesse VSTE 01 – Butternut Pecan, total kurang lebih Rp4.176.000 + biaya tukang Rp300.000. Kalau dibanding bongkar pasang granit atau ganti keramik semua, ini jauh lebih masuk di kantong dan prosesnya juga nggak seribet renovasi besar. Satu hal yang sering kepikiran orang adalah perawatan dan coating lantai vinyl. Karena di rumah aku banyak aktivitas, apalagi di area dekat lemari dan dapur, aku lumayan concern sama goresan. Aku pilih vinyl dengan nano coating bawaan pabrik, jadi permukaannya udah ada lapisan pelindung. Tapi di beberapa spot yang sering keseret kaki lemari dan kursi, aku tambah proteksi lagi dengan pakai felt pad di kaki furnitur. Efeknya kerasa banget: vinyl di bawah lemari dan rak masih mulus, nggak kelihatan garis-garis baret. Kalau mau tambah coating vinyl lantai lagi (di luar nano coating), pastikan pakai produk yang memang khusus buat lantai vinyl, bukan sembarang varnish atau coating kayu. Biasanya bentuknya liquid bening, diaplikasikan tipis pakai mop microfiber, dan harus nunggu kering sempurna. Saran dari pengalaman aku: lakukan ini waktu rumah lagi nggak terlalu rame aktivitas, supaya nggak kepijak dan hasilnya rata. Soal area dekat lemari, banyak yang takut vinyl gampang menggelembung atau rusak. Di aku, kuncinya ada di pemasangan yang rapi dan lantai dasar yang rata. Sebelum pasang, tukang pastikan nat keramik lama terisi rapat dan nggak ada bagian yang kopong. Setelah itu baru deh vinyl dipasang. Hasilnya, walaupun di atasnya ada lemari besar, lantai tetap rata dan nggak ada bagian yang ngangkat. Untuk perawatan harian coating lantai vinyl juga simpel. Aku biasanya: 1. Sapu pakai sapu halus atau vacuum, terutama di area sekitar lemari yang sering ada debu. 2. Pel pakai air hangat + sedikit cairan pembersih khusus vinyl (hindari yang terlalu keras atau mengandung bahan pemutih). 3. Kalau ada noda bandel, aku lap pakai kain microfiber sedikit lembap, jangan digosok pakai sikat kasar. Setelah beberapa waktu pakai, menurut aku pasang vinyl itu sepadan banget dengan biaya yang aku keluarkan. Tampilan rumah jadi lebih seragam, lantai terasa hangat kalau diinjak, dan perawatan coating lantai vinyl juga nggak seribet yang aku bayangkan. Kalau kamu punya lantai keramik blonteng dan pengen tampilan rumah lebih rapi tanpa renovasi besar-besaran, vinyl bisa jadi solusi yang realistis dan tetap estetik.

2 komentar

Gambar Badar Myrnha
Badar Myrnha

boleh minta link utk beli vinyl kak

Gambar Silvia Mamabear
Silvia Mamabear

mau link vinyl ka 🥰