Kejadian sederhana yang terus dijalani

Hai lemonade 🍋

Pagi dimulai dari dapur, masak seadanya,

yang penting dirumah bisa makan.

Setelah itu, gantian jaga warung.

Nggak selalu rame, kadang cuma duduk nunggu sambil beresin barang,

Siang beres, sore lanjut lagi urusin rumah.

Tapi rumah nggak pernah beres ya kalau punya bocil ada aja yang harus di beresin.

Capek? Iya.

Tapi dari hal-hal kecil ini, aku belajar arti bertahan dan bersyukur.

Nggak semua hari istimewa, tapi setiap hari ada cerita dan inget harus ttp waras ya teman-teman 🤍

Kalau keseharian kalian bagaimana?

#lemon8irt #ceritahariini #Hello2026

1/17 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu rumah tangga, saya benar-benar memahami bahwa rutinitas sehari-hari bukanlah hal mudah. Dari pengalaman saya, memulai hari dengan memasak seadanya sekaligus memastikan keluargaku mendapatkan makan yang layak adalah momen penting dan bermakna. Tidak selalu harus sempurna, yang penting adalah usaha dan perhatian dalam setiap tindakan kecil. Mengatur jadwal bergantian menjaga warung juga memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran dan ketekunan. Ada kalanya pengunjung warung ramai, namun sering kali suasananya sepi sehingga saya harus menunggu sambil membereskan barang — sebuah momen yang mengajarkan pentingnya memanfaatkan waktu dan tetap produktif walau dalam suasana yang tidak menyenangkan sekalipun. Mengurus rumah dengan hadirnya bocah kecil yang aktif memang membuat rumah tidak pernah benar-benar beres. Namun justru dari situ saya belajar arti sesungguhnya dari bertahan dan bersyukur meskipun badan merasa lelah. Kunci utama adalah menjaga kesehatan mental dan tetap waras, agar bisa menjalani hari-hari dengan semangat dan hati yang tenang. Saya percaya bahwa tidak setiap hari harus menjadi momen istimewa. Namun, setiap hari pasti memiliki cerita yang dapat dijadikan bahan pembelajaran dan motivasi. Dari pengalaman pribadi ini, saya ingin mengajak teman-teman yang juga menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga, untuk selalu menghargai hal-hal kecil, belajar kuat dan waras, serta terus bersyukur atas apa yang dimiliki. Memberi ruang untuk refleksi dan perawatan diri, meski itu terdengar sepele, sangat penting agar bisa tetap menjalani peran sebagai IRT (ibu rumah tangga) dengan hati yang gembira dan pikiran yang jernih. Ingatlah, "Jadi irt harus kuat dan waras," bukan sekadar slogan, melainkan kunci utama untuk bertahan dan berkembang di tengah dinamika keluarga dan kehidupan sehari-hari.

2 komentar

Gambar Cheucheu8324702394611
Cheucheu8324702394611

Betul Bun,tapi nanti ketika anak sudah besar,akan kangen hal ini

Lihat lainnya(1)