Baturaden calling : Saatnya koala pulang 🐨🐨

Hello teman #Lemon8 🍋

Setelah sekian lama aku tidak bercerita disini, akhirnya aku punya hal yang bisa aku ceritakan disini.

Akhirnya setelah beberapa bulan bekerja nonstop jadwal cutiku tiba juga!! 🥳🥳

Niatan hati di cuti bulan Juni kemarin inginnya pergi ke Baturaden tapi karena satu dan banyak hal akhirnya aku memutuskan saja untuk menunda dan pergi solo trip ke Sukabumi.

Notifikasi whatsapp yang ku tunggu tunggu akhirnya muncul juga. Tentu isinya acc cuti ku di bulan September ini. Setelah tahu cuti ku di acc segera aku war tiket kereta tujuan Purwokerto. Ohya, kali ini aku tidak solo trip lagi loh 👻👻

Karena aku mencari tiket jauh jauh hari sebelum tanggal keberangkatan, aku masih menemukan banyak kursi kosong dan dengan bekal hack di tiktok agar mendapatkan kursi searah jalur kereta bergegas lah aku checkout 2 kursi. Harga tiket dari stasiun Kiaracondong menuju stasiun Purwokerto hanya 63 ribuan lohh 😝 meskipun kereta ini masih kereta ekonomi dengan kursi tegak tapi sangat worth hehehe..

Hari hari sambil kerja menunggu hari itu datang, dan YEEEEY!!! hari itu datang juga! Yap, hari Minggu 7 september 2025. Keberangkatan kereta jam 23:35 dari stasiun Kiaracondong. Berangkat dari pasteur jam 10 malam menuju stasiun supaya tidak terlalu mepet. Sambil menunggu keberangkatan aku juga memastikan pembekalan di kereta cukup sambil beberapa kali mengambil selfie bersama untuk mengabadikan momen. Jengjengjenggggg kereta pun akhirnya berangkat! 🥳🥳

Estimasi perjalanan sekitar 7 jam. Kemungkinan sampe purwokerto sekitar jam 6 pagi, dan berita baiknya hack tiktok itu benar! Aku berhasil memilih kursi yang searah kereta berjalan hehe. Fyi ini adalah kali pertama pepergian kereta jauh.

Pegal pegal memang rasanya sepanjang perjalanan, tapi yaah ku nikmati saja. Sesekali aku bergeser posisi atau ketiduran sebentar, meski banyak drama pegal perjalanan menuju Purwokerto lancar, akhirnya aku pun sampai di Purwokerto sesuai estimasi jam 6 pagi.

Ketika sampai disana segera aku menghubungi kontak sewa motor yang sudah aku booking jauh jauh hari supaya segera di antar. Biaya sewa motor matic scoopy seharga 240 ribu dengan itungan 1 hari setengah, worth it lah ya??

Setelah motor sewaan datang disini lah trip kami di mulai! Let's go 🥳🥳. Pertama kami menuju pasar manis (katanya disini banyak menu menu sarapan yang menarik khususnya untuk wisatawan, jadilah aku penasaran untuk kesana). Sampai disana sesuai namanya Pasar Manis, yaa memang ini adalah pasar wkwkwk 😅😅. First impression ku melihat pasar ini adalah pasar yang bersih dan rapih meskipun tidak terlalu modern. Segeralah aku masuk, dan yaa memang banyak stand stand penjual sarapan tapi aku malah memilih membeli siomay 😝😝. Harga siomay 2 porsi dengan 1 teh manis hangat hanya 25 ribu, murah bukan? hehe. Hampir 45 menit kami disana dan memutuskan untuk ke destinasi berikutnya yaitu Baturaden! Yeeey. Ada yang membuat kami kaget ketika bayar parkir, ternyata parkir di Purwokerto ini cuman 1000 rupiah! ga salah denger kok bener bener seribu rupiah 😅😅.

Dengan bantuan google maps kami di arahkan menuju Bobocabin Baturaden (destinasi menginap kami) untuk menitip tas, karena bawaan tas yang cukup berat. Jarah menuju Bobocabin Baturaden dari Pasar Manis ini sekitar 14 km lah ya. Sepanjang jalan kami tercengang dengan tenang nya suasana kota Purwokerto. Kota yang sepi, tidak macet, dan juga bersih. Sekitar 45 menit akhirnya kami tiba di Bobocabin Baturaden.

Sesampai disana kami di sambut hangat oleh staff Bobocabin yang membuat kami selalu berjelajah bobocabin ini hehe. Langsung saja kami menitipkan tas dahulu karena waktu check in masih lama sekitar jam 2 siang dan kami sudah sampai Baturaden sekitar jam 8 pagi wkwk 🤣🤣. Staff bobocabin pun menawarkan untuk tracking ke curug tirta sela dulu (klaimnya ini adalah curug privat bobocabin hehe, tapi untuk pengunjung dari luar boleh kok tracking ke curug tirta sela mulai dari jam 10 pagi yaa dengan htm 15 ribu aja loh! Menarik bukan? 😝). Lokasi menuju curug memang tidak jauh hanya butuh 10 menit berjalan tapi track nya yang cukup curam huhu. Pelan pelan berjalan akhirnya kami sampai dan waaaaaah! Indah sekali curug nya dan air yang sangat bening yang memanjakan mataku setelah lama di perjalanan 🥹🥹.

Sambil menikmati sejuknya udara di curug dan merendamkan kaki di air sambil aku juga mengambil beberapa foto dan video untuk kebutuhan sosial mediaku hehe. Spot curug itu memang asyik untuk istirahat dan ngobrol ngobrol santai. Sekitar setengah jam aku disana dan memutuskan untuk naik lagi dan mencari tempat lain untuk beristirahat sebentar.

Kami menemukan coffee shop dekat dekat situ, akhirnya kami bergegas menuju kesana untuk memesan kopi dan merebahkan badan hehe 😝. Betul saja disitu aku sampe ketiduran karena lelah sampai tidak terasa sudah jam 12 siang dan kami pun bergegas lagi menuju minimarket terdekat untuk membeli pembekalan selama menginap di Bobocabin (mengingat lokasi agak jauh dari mana mana).

Selesai membeli perbekalan dan makan siang, kami pun kembali lagi ke Bobocabin sekitar jam 1 siang. Betapa senangnya kami di beri early checkin hehe dengan cabin no 23. Yeeey! Sorak hatiku akhirnya aku bisa segera mandi dan merebahkan badan ini dengan nyaman setelah hampir 6 jam menggelandang di Purwokerto haha 🤣🤣.

Kalo di hitung hitung sekitar 23 jam aku menginap di Bobocabin ini dan melakukan banyak aktivitas seru sehingga waktu pun tidak terasa. Tiba jam 12 dan kami harus checkout huhu (rasanya masih betah 😅). Proses check in dan check out yang mudah juga tidak membuat waktu terbuang lama. Segeralah kami turun menuju kota karena cuaca mulai mendung. Sambil turun menuju kota sambil aku tengok kanan kiri mencari makan siang yang menarik (saat itu kami sepakat mencari soto untuk makan siang).

Sekitar 3 km sebelum titik kota akhirnya kami menemukan warung soto solo yang cukup besar dan sepertinya menarik. Tanpa buang waktu lama aku langsung saja memesan dengan excited karena sudah lapar juga haha! Aku memesan soto babat dan soto sapi dengan 2 es jeruk seharga 44 ribu rupiah, tercengang kah kalian? hehe 🤣🤣. Betul saja begitu soto nya tiba dan aku cicipi rasanya enaaak hehe.

Makan siang yang tidak terlalu lama dan cuaca yang sudah mulai gelap, kami memutuskan lanjut perjalanan lagi menuju alun alun purwokerto untuk membeli oleh oleh (rasanya ga afdol kalo ga beli oleh oleh 😝😝). Setibanya di alun alun purwokerto ternyata hujan besar, yasudahlah kami berteduh dulu di minimarket pas di depan alun alun Purwokerto ini. Jadi sambil berteduh sambil melihat alun alun dan berandai andai bisa slow living disana, manis sekali yaaa hehhee.

Hujan berangsur angsur mereda, dan kami melanjutkan lagi perjalanan menuju toko oleh oleh yang jaraknya sudah mulai dekat. Namanya jalan sawangan atau daerah sawangan, betul saja sepanjang jalan toko oleh oleh hehe (hati hati kalap 😅). Aku membeli beberapa oleh oleh disana dan membeli tempe mendoan yang sudah di goreng seharga 5000 rupiah untuk bekal ngemil di kereta hehe.

Singkat cerita kami pun sampai di stasiun Purwokerto jam 15:30 dan segera kontak jasa sewa motor untuk mengambil motornya lagi, aku duduk duduk sambil menunggu motor di ambil. Sesudah motor di ambil akhirnya kami memutuskan untuk masuk saja sambil menunggu keberangkatan kereta.

Sekitar jam 16:45 akhirnya kereta berangkat menuju stasiun Kiaracondong, perjalanan sudah mulai kuat dengan minim drama pegal pegal haha. Sampai lah aku di stasiun Kiaracondong jam 00:08 dan bergegas pulang ke rumah karena ingin segera istirahat.

Naaah seperti itulah perjalanan trip seru ku kali ini. Semoga akan ada trip trip seru lainnya yang selalu di temani orang terkasihku 🥰🥰

#explorekota #baturaden #koalabercerita

2025/9/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu cari info soal Baturaden, aku juga sempat bingung mulai dari mana: pilih penginapan apa, spot foto yang bagus di Baturaden Purwokerto di mana aja, sampai urusan budget. Jadi kali ini aku rangkum versi pengalamanku sendiri, siapa tahu bisa jadi gambaran buat kamu yang lagi planning ke sini. Pertama soal Bobocabin Baturaden. Jujur, alasan utama aku pilih menginap di sini karena pengin ngerasain vibe kabin modern di tengah alam hijau. Bentuk kabinnya kayak A-frame putih gitu, kelilingnya banyak pepohonan, halamannya juga instagramable banget buat foto. Malem-malem kalau lampu-lampu kabinnya nyala, suasananya makin cozy, berasa lagi healing beneran. Buat yang hobi foto, area depan kabin dan jalan setapak di sekitarnya cakep banget jadi background foto Baturaden Purwokerto versi estetik. Lokasi Bobocabin ini juga strategis buat kamu yang mau explore wisata Baturaden lainnya. Dari sini kamu bisa lanjut ke beberapa spot populer seperti curug-curug di sekitar Baturaden, taman wisata Baturaden, sampai spot-spot hutan pinus yang sering muncul di foto-foto liburan orang di Purwokerto. Saran dariku, siapin sandal gunung atau sepatu yang nyaman, karena beberapa jalur tracking di Baturaden itu lumayan menanjak dan licin kalau habis hujan. Soal budget, menurutku liburan ke Baturaden masih termasuk ramah di kantong. Tiket kereta ekonomi dari Bandung ke Purwokerto masih di kisaran puluhan ribu, sewa motor harian juga menurutku worth it banget supaya bisa bebas keliling. Harga makanannya pun relatif murah, bahkan di warung-warung sekitar kota Purwokerto, kamu sudah bisa makan enak dengan harga di bawah 50 ribu untuk dua orang. Kalau niat hunting kuliner, coba deh soto, mendoan, sama jajanan pasar di sekitar Pasar Manis. Kalau kamu tipe yang suka "slow living" dan kabur sebentar dari hiruk-pikuk kota, Baturaden ini pas banget. Suasananya tenang, udara sejuk, dan banyak ruang hijau. Pagi hari di Bobocabin itu favoritku: buka pintu kabin, lihat pepohonan tinggi, udara dingin tapi segar, rasanya kayak recharge spirit telu: badan, pikiran, dan hati sekaligus. Apalagi kalau sambil ngopi atau teh hangat di depan kabin, benar-benar bikin nggak pengin buru-buru pulang. Buat yang masih ragu mau ke Baturaden atau nggak: menurutku sekali seumur hidup wajib cobain menginap minimal semalam di area sini, entah di Bobocabin Baturaden atau penginapan lain yang dekat alam. Selain bisa dapat banyak foto Baturaden Purwokerto yang kece buat stok feed dan story, kamu juga dapat pengalaman liburan yang santai, nggak terlalu padat itinerary, tapi tetap berkesan.