... Baca selengkapnyaAku sempat pusing banget waktu awal mau renovasi rumah ukuran 8x15 m. Lahan segini sebenarnya cukup fleksibel, tapi kalau salah layout, rumah bisa terasa sempit dan gelap. Makanya aku lumayan banyak riset soal tampak depan rumah 8x15, desain 2 lantai, sampai kira-kira kebutuhan biayanya.
Untuk tampak depan rumah 8x15, aku akhirnya pilih gaya modern simpel dengan kombinasi warna cokelat dan putih seperti di foto. Warna cokelat bikin fasad terlihat hangat, sedangkan putih bikin tampilan lebih bersih dan modern. Jendela besar di lantai atas dan bawah itu sengaja aku minta ke arsiteknya supaya cahaya alami maksimal masuk. Kalau kamu suka tampilan perumahan modern, permainan garis tegas, panel dekoratif putih, dan balkon kecil di lantai dua sudah cukup bikin fasad nggak keliatan polos.
Bicara soal tata ruang rumah 8x15, lantai bawah biasanya diisi carport, teras, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, satu kamar tidur, dan kamar mandi. Lantai dua bisa diisi 2 kamar tidur lagi (jadi total 3 kamar), kamar mandi utama, plus area balkon atau ruang santai kecil. Di rumahku, posisi tangga awalnya di tengah dan makan banyak space. Saat renovasi aku pindahkan ke belakang supaya alur ruang tamu–ruang keluarga–dapur jadi lebih lega dan tampak memanjang. Kalau kamu punya lahan 8x15, posisi tangga ini penting banget dipikirkan dari awal.
Banyak yang tanya, bisa nggak sih desain rumah 2 lantai sederhana dengan budget sekitar 50 jutaan? Dari pengalamanku, 50 juta itu lebih cocok buat renovasi ringan–sedang, bukan bangun 2 lantai full dari nol. Misalnya: update tampak depan (fasad), ganti keramik teras dan balkon, renovasi satu kamar mandi utama, plus sedikit ubahan layout (seperti geser pintu samping atau perbaiki area tangga). Kalau kamu mau full bangun rumah 8x15 dua lantai, biasanya butuh budget jauh lebih besar, tergantung harga material dan upah di kota masing-masing.
Area kamar mandi utama kemarin juga aku renovasi: dinding keramik aku pilih warna netral supaya gampang dipadukan dengan aksesoris, lalu kusen pintu dan panel kaca dipasang belakangan setelah pekerjaan basah beres. Tips dari aku, kalau renovasi dengan budget terbatas, lebih baik fokus dulu ke struktur dan fungsi (atap, dinding, kamar mandi, tangga), baru setelah itu finishing seperti cat dekoratif atau panel fasad.
Untuk balkon atas yang sempit, awalnya aku kira bakal percuma, tapi ternyata kepakai banget buat jemur handuk, duduk sore, atau sekadar taruh tanaman pot kecil. Lantai keramik yang dipakai teksturnya agak kasar supaya nggak licin kalau habis hujan. Kalau kamu punya fasad rumah 8x15 yang menghadap jalan, balkon kecil dengan railing yang aman bisa jadi elemen manis di tampak depan.
Intinya, sebelum renovasi rumah 8x15 dua lantai, coba petakan dulu: tampak depan yang kamu mau seperti apa, butuh 2 atau 3 kamar, mau ada akses pintu samping atau tidak, dan seberapa besar budget realistikmu. Dari situ kamu bisa diskusi lebih enak dengan tukang atau arsitek, dan renovasi nggak lari terlalu jauh dari rencana awal.