... Baca selengkapnyaKalau ngomongin setrika, jujur aku termasuk tim baju numpuk dulu baru digarap. Awalnya cuma nitip 1ā2 potong, lama-lama jadi satu keranjang cucian biru penuh baju dan handuk yang belum disetrika. Sampai kadang cuma bisa foto gambar tumpukan baju setrikaan terus ngeluh sendiri, "numpuk nyetrika lagi, kapan kelarnya?".
Biasanya yang bikin makin malas itu karena kebayang panasnya, pegal berdiri lama, dan seolah-olah kerjaan rumah nggak ada habisnya. Belum lagi kalau sambil jagain anak atau harus masak. Jadinya baju dibiarkan dulu, ujung-ujungnya baru heboh setrika mendadak kalau besok butuh dipakai. Sering juga lihat teman yang pap lagi setrika baju di chat atau story, sambil bercanda, padahal dalam hati mikir, "Aku kapan mau mulai?".
Aku mulai nyari cara biar tumpukan baju nggak bikin stres. Pertama, aku bagi waktu setrika jadi sesi pendek. Misal 15ā20 menit habis makan siang atau malam, daripada sekali duduk 1 jam. Ternyata pas dibiasain, keranjang cucian biru itu nggak sampai menjerit penuh lagi.
Kedua, aku pilah baju: mana yang wajib disetrika, mana yang bisa cukup dilipat rapi. Kaos rumahan dan piyama biasanya cukup langsung dilipat begitu kering. Yang aku utamakan disetrika itu kemeja, baju kerja, dan seragam. Ini lumayan ngurangin "gambar tumpukan baju setrikaan" di kepala.
Ketiga, aku bikin suasana setrika lebih enak. Sambil setel drama, podcast, atau musik favorit. Jadi bukan cuma fokus ke capeknya, tapi kayak punya me time versi IRT. Kalau lagi niat, aku suka pap lagi setrika baju ke teman yang sesama IRT, biar berasa ada temannya berjuang.
Selain itu, aku mulai biasakan langsung melipat baju dari jemuran, jangan dibiarkan lama-lama di keranjang. Kadang kalau baju diangkat pas masih agak hangat, malah nggak terlalu kusut, jadi kalaupun nggak disetrika masih layak pakai.
Curhat malas setrika ini sebenarnya bukan sekadar soal baju, tapi soal capeknya kerjaan rumah yang nggak kelihatan selesai. Tapi pelan-pelan, dengan cara bagi waktu dan nggak memaksa diri harus sempurna, tumpukan baju setrikaan nggak semenakutkan dulu. Kalau kamu juga sering lihat keranjang cucian biru penuh dan cuma bisa menghela napas, yakin banget kita senasib. Tinggal cari ritme yang cocok, supaya setrika jadi lebih ringan dan nggak bikin overthinking setiap lihat baju numpuk.