Hi! Hari ini aku mau sharing sedikit refleksi jujur dari mantan mahasiswa kupu-kupu. Dulu mikirnya kuliah ya cuma fokus belajar, rajin masuk kelas & mengerjakan tugas. Tapi setelah lulus, jujur ada rasa penyesalan yang lumayan membekas.
Kalau bisa mutar waktu, aku pengen banget bilang ke diriku yang dulu buat:
1. Jangan pelit kenalan: Perbanyak relasi, karena info dunia kerja seringnya lewat koneksi.
2. Paksa diri buat ngomong: Ikut UKM, komunitas atau sekadar aktif diskusi biar mental bicaranya kebentuk.
3. Cari pengalaman: Mau itu panitia konser kampus, magang, itu relawan, itu bakal mahal banget harganya di dalam CV.
Buat kamu yang sekarang masih status mahasiswa, mumpung belum terlambat, yuk mulai seimbangkan antara akademik dan organisasi/komunitas. Jangan sampai nyesel belakangan kayak aku ya!
Ada yang punya pengalaman sama? Atau kamu tim mahasiswa kura-kura (kuliah rapat)? Saling sharing di kolom komentar yuk! 💬👇
... Baca selengkapnyaMenjadi mahasiswa kupu-kupu memang sering kali membuat kita kurang menyadari pentingnya membangun koneksi dan pengalaman di luar akademik. Dari pengalaman pribadi, saya dulu juga hanya fokus pada pelajaran dan nilai, tanpa menyadari bahwa dunia kerja sangat mengutamakan soft skills dan relasi.
Sebagai contoh, bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau komunitas kampus bukan hanya membantu mengasah kemampuan komunikasi, tetapi juga membuka peluang bertemu dengan banyak orang yang bisa jadi sumber informasi atau referensi di kemudian hari. Aktif di organisasi juga meningkatkan kemampuan leadership dan teamwork yang sangat dibutuhkan di dunia profesional.
Selain itu, mengikuti magang atau menjadi relawan adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pengalaman kerja yang bisa memperkaya CV. Tidak perlu menunggu setelah lulus untuk mulai magang; memanfaatkan waktu kuliah untuk mencoba hal baru akan sangat berguna.
Dari sisi networking, jangan takut untuk membuka diri dan memperbanyak pergaulan. Banyak informasi lowongan pekerjaan dan peluang karir didapat dari koneksi yang kita punya. Jadi, jangan ragu untuk berkenalan dan membangun hubungan baik dengan teman satu jurusan, senior, dosen, maupun relawan di kegiatan kampus.
Jadi intinya, kuliah bukan hanya soal nilai dan lulus tepat waktu, tapi juga bagaimana mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk dunia kerja. Bagi teman-teman yang masih mahasiswa, sebaiknya mulai meluangkan waktu untuk aktif di luar kelas agar tidak menyesal seperti cerita ini setelah lulus nanti. Pengalaman dan relasi yang kita bangun akan sangat berharga dan menjadi investasi karir yang tak ternilai harganya.