2 sunscreen affordable✨ keduanya udah aku coba dipake under makeup sama sama aman yaa, buat perbedaannya dibahas di video💞 #hyalupure #battlesunscreen #sunscreensensitiveskin
Setelah beberapa minggu cobain Facerinna Niacinamide Brightening Serum Sunscreen SPF 50 PA++++, aku mau rangkumin pengalaman pakainya lebih detail, khususnya soal tekstur, packaging, kandungan, dan jenis sunscreennya biar kamu kebayang sebelum checkout. Dari segi tekstur, Facerinna ini termasuk ringan dan easy to blend, jadi pas diaplikasiin nggak seret sama sekali. Konsistensinya bukan yang super cair, tapi juga bukan creamy berat. Menurutku dia di tengah-tengah, jadi enak banget di-layer beberapa jari tanpa terasa tebal. Finish-nya lebih ke soft matte, tapi masih ada sedikit healthy glow, jadi kulit kelihatan halus tapi nggak terlalu mengkilap. Buat kulit kombinasi berminyak kayak aku, ini masih aman, asal set tipis pakai loose powder di area T-zone. Untuk packaging, Facerinna sunscreen hadir dalam kemasan tube yang menurutku travel friendly dan higienis. Tutupnya rapat, jadi aman dibawa di tas tanpa takut bleber. Desainnya juga simple tapi tetap kelihatan kekinian. Ukuran 30 ml dan 50 ml sama-sama enak digenggam, dan mulut tubenya kecil jadi gampang kontrol seberapa banyak produk yang keluar, nggak gampang kebanyakan. Soal kandungan, yang bikin Facerinna menarik adalah adanya 2% Niacinamide yang klaimnya bisa membantu mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit. Selain itu, ada juga filter UV yang sudah diuji In Vivo & In Vitro, dengan SPF 50 PA++++, jadi perlindungannya cukup tinggi untuk dipakai harian. Di kulitku pribadi, dia nggak bikin perih atau gatel, tapi kalau kulitmu super sensitif atau lagi pakai vitamin C, aku saranin patch test dulu ya, karena di catatan produknya juga dianjurkan lebih baik nggak dilayer bareng serum vitamin C. Banyak yang nanya, Facerinna sunscreen ini physical atau chemical? Berdasarkan feel di kulit dan klaimnya yang ringan, nggak whitecast, dan mudah dibaur, menurutku ini lebih ke chemical sunscreen (atau bisa jadi hybrid), karena biasanya physical sunscreen cenderung lebih thick dan gampang ninggalin whitecast. Di wajahku, Facerinna sama sekali nggak ninggalin cast putih dan nggak bikin abu-abu, bahkan di bawah makeup pun foundation jadi nempel halus. Dipakai under makeup, Facerinna cukup bersahabat. Karena finish-nya soft matte, dia bisa jadi semacam base tipis sebelum foundation. Makeup jadi lebih nempel dan nggak gampang geser, tapi kalau kulitmu kering banget, sebaiknya tetap pakai moisturizer yang cukup hydrating dulu supaya nggak patchy. Kalau dibandingkan sama Hyalupure 9X Hyaluronic Acid Light Sun Serum, Facerinna lebih cocok buat kamu yang fokus ke brightening dan pengen efek kulit lebih cerah pelan-pelan. Hyalupure lebih fokus ke hidrasi dan skin barrier dengan 9x Hyaluronic Acid dan 3x Ceramide, finish-nya lebih glowy, lembab, dan non-greasy. Jadi, kalau kamu punya kulit sensitif dan butuh sunscreen yang skin barrier friendly, Hyalupure bisa jadi pilihan. Tapi kalau targetmu mencerahkan dan pengen sunscreen dengan niacinamide, Facerinna ini worth to try. Kesimpulannya, buat kamu yang lagi cari "sunscreen Facerinna" dan masih bingung: teksturnya ringan, easy to blend, nggak whitecast, finish soft matte, packaging-nya praktis, dan kandungannya mendukung brightening. Tinggal sesuaikan aja sama tipe kulit dan produk aktif lain yang lagi kamu pakai.
