Ga bisa Hadir Majelis tapi suka lihat lewat Sosmed

5/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang juga tidak selalu bisa hadir langsung dalam majelis ilmu karena berbagai kesibukan, saya sangat mengapresiasi kemudahan akses lewat sosial media. Kadang saat sedang mengurus anak kecil, menemani orang tua, atau bahkan mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyetrika, saya bisa tetap sambil mendengarkan kajian secara live streaming. Suara dan penjelasan dari para ustadz-ustadzah yang saya dengar lewat Instagram atau YouTube terasa adem dan memberi ketenangan hati. Saya paham betul bagaimana kesibukan sehari-hari, seperti bekerja untuk menafkahi keluarga atau mengurus orang-orang terdekat, kadang membuat waktu kita sangat terbatas. Namun dengan hadir secara virtual, walaupun kita tidak duduk langsung di hadapan pembicara, ilmu dan hikmah dari majelis tetap bisa kita serap dengan baik. Saya biasa memutar rekaman ulang bila ada hal penting yang perlu diulang, sehingga materi kajian menjadi lebih maksimal. Lebih dari itu, mengikuti majelis lewat sosial media juga membuka kesempatan untuk tersambung dengan komunitas yang punya semangat belajar agama yang sama. Interaksi lewat komentar atau diskusi dalam grup membuat saya merasa tetap bagian dari sebuah kebersamaan. Bahkan terkadang saya jadi tahu kajian-kajian lain yang menarik untuk diikuti dari berbagai ustadz dan ustadzah, sehingga wawasan saya makin luas. Intinya adalah niat untuk hadir di majelis ilmu itu yang paling penting. Meskipun secara fisik kita tidak bisa datang, kehadiran secara digital lewat platform yang ada memberi solusi yang sangat membantu agar kita tetap mendapatkan manfaat ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Jangan ragu untuk manfaatkan teknologi dan sosial media sebagai media menimba ilmu dan memperkuat iman. Semoga pengalaman saya ini bisa menginspirasi teman-teman yang juga belum bisa hadir langsung agar tetap semangat mengikuti majelis melalui sosial media.