Alhamdulillah bisa panen bunga telang setiap hari
Dari yang awalnya satu dua bunga, akhirnya bisa panen lumayan banyak bunga telang. Bunga yang dipanen kemudian saya keringkan. Ini baru saya jemur di luar karena cuaca lagi bagus.
Awal nanam bunga telang, aku juga sempat bingung bedain telang dengan bunga kecipir karena bentuk polongnya mirip. Kalau di tanamanku, setelah bunga telang ungu cerah ini layu, nanti muncul polong panjang tempat bijinya. Nah, banyak yang salah sangka ini bunga kecipir, padahal sebenarnya masih satu rangkaian dari bunga telang tadi. Untuk biji bunga telang sendiri, aku biasanya biarkan polongnya benar-benar tua di pohon dulu. Tanda-tandanya, polong berubah warna jadi kecokelatan dan agak mengering, bunyinya juga kayak ada isi kering waktu digoyang. Baru setelah itu aku petik, simpan di tempat kering, lalu kupas pelan-pelan buat ambil bijinya. Biji ini bisa disimpan dalam toples kecil yang kedap udara, penting banget dijauhkan dari lembap supaya nggak berjamur. Kalau mau semai lagi, aku rendam bijinya semalaman dulu pakai air hangat supaya lebih cepat berkecambah. Soal pengeringan bunga telang, dari pengalamanku ada beberapa cara yang pernah aku coba. Paling sering, aku sebar bunga telang ungu di atas nampan logam atau tampah, usahakan satu lapis saja supaya nggak numpuk. Posisi terbaik menurutku di tempat yang kena sinar matahari tapi tetap ada sirkulasi udara, misalnya teras atau halaman terbuka. Jadi bukan cuma dijemur di bawah matahari terik, tapi juga ada angin lewat supaya proses pengeringan lebih merata dan cepat. Kalau cuaca lagi nggak menentu, aku pernah juga pakai cara pengeringan indoor. Bunga telang aku letakkan di nampan, lalu ditaruh di ruangan kering yang sering kena angin dari kipas. Memang lebih lama keringnya dibanding dijemur di luar, tapi warna ungunya bisa tetap cerah dan aroma khasnya masih terasa. Kuncinya, jangan sampai ada air yang mengendap di kelopak, dan setiap hari aku balik-balik bunganya supaya bagian bawahnya juga kering. Buat hasil kering yang bagus, aku perhatikan warna bunga telang akan berubah jadi ungu gelap dan bentuknya sedikit mengerut, tapi masih kelihatan bersih. Kalau sudah kering banget, aku simpan di wadah tertutup dan dikasih silica gel atau beras sedikit di dasar toples untuk menyerap sisa kelembapannya. Dengan cara ini, bunga telang kering bisa awet berbulan-bulan dan siap dipakai kapan aja untuk teh, pewarna makanan alami, atau campuran minuman dingin. Menurutku seru banget lihat proses dari bunga telang segar yang ungu cerah di kebun, kemudian dipanen, dijemur di nampan dan baskom, sampai akhirnya kering sempurna. Rasanya puas karena bisa memanfaatkan bunga telang dari biji, tanaman, sampai hasil keringnya, semuanya dirawat sendiri di rumah.





banyak manfaatnya bunda bundi🥰.antioksidan .anti radang.anti kanker