Guru Nulis, Murid Ikut Nulis ✏️✨
Mulai dari hal simpel…
guru ikut nyatet, murid jadi terbiasa ikut nyatet juga 🤍
Pelan-pelan, kebiasaan ini bikin mereka lebih paham tanpa harus buka buku terus 📖
Yuk dibiasakan bareng-bareng 💫
📍Rima dalam lagu
Mapel : Bahasa Indonesia
Kelas : 4
#TipsNgajar #MembiasakanMencatat #GuruSD #BelajarSantai /Banyuwangi
Mengadopsi kebiasaan mencatat bersama antara guru dan murid ternyata sangat efektif dalam memperdalam pemahaman siswa tanpa harus selalu membuka buku pelajaran. Dari pengalaman pribadi sebagai seorang pendidik, saya menyadari bahwa ketika guru aktif menulis dan mencatat saat mengajar, murid secara alami terdorong untuk melakukan hal yang sama. Ini bukan hanya sekedar rutinitas, namun juga strategi meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan siswa. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya topik seperti rima dalam lagu, mencatat bersama bisa sangat membantu. Keterangan mengenai jenis-jenis rima — mulai dari rima peluk, rima silang, rima pasangan, rima penuh, hingga rima patah — menjadi lebih mudah dipahami ketika siswa menuliskannya ulang sambil mendengarkan penjelasan guru. Dengan cara ini, keteraturan bunyi dan contoh rima yang diuraikan bisa tertanam lebih kuat dalam ingatan siswa. Mencatat secara berkelompok atau bersama-sama juga memupuk kebiasaan belajar yang menyenangkan dan santai, membuat siswa tidak merasa terbebani. Selain itu, metode ini mempererat hubungan antara guru dan murid karena keduanya sama-sama belajar aktif. Saya menyarankan untuk mulai dari hal sederhana, seperti mencatat pokok-pokok materi atau pengertian dasar, kemudian secara bertahap mengajak murid memperkaya catatan mereka dengan contoh atau ilustrasi. Penting juga untuk mengajak murid memahami fungsi rima bukan hanya secara teoretis, tapi juga melalui lagu-lagu yang mereka sukai, sehingga konsep rima terasa hidup dan relevan. Misalnya, memberi tugas untuk menemukan rima dalam lagu anak-anak atau lagu populer bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif. Sebagai tambahan, guru bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi catatan digital agar murid dapat dengan mudah berbagi hasil catatan dan belajar bersama secara daring. Secara keseluruhan, metode "guru nulis, murid ikut nulis" adalah cara jitu untuk meningkatkan hasil belajar dan memupuk kebiasaan mencatat yang bermanfaat untuk jangka panjang.

kasih lantai pua👍 kaid